Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah (Diskominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, mengimbau para reseller agar tidak menaikkan tarif produk internet secara berlebihan di tengah gangguan layanan yang terjadi.
Imbauan tersebut disampaikan Ronald Lumiu dalam Dialog Interaktif Prosatu RRI Tahuna pada Rabu, 15 April 2026, dengan topik “Perbaikan jaringan optik menuju layanan yang lebih baik”. Ia menyoroti kondisi saat ini yang membuat banyak reseller menjual paket internet satelit.
“Dengan kondisi ini kan banyak reseller yang menjual paket internet satelit, menyikapi ini maka teman-teman reseller agar tidak memanfaatkan kondisi ini dalam rangka mendapatkan profit sebesar-besarnya,” kata Ronald.
Ia berharap para reseller tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dan tidak menaikkan tarif secara sesuka hati. Ronald juga meminta agar situasi gangguan layanan tidak dijadikan peluang bisnis dengan mematok harga tinggi. “Layanilah masyarakat dengan sepenuh hati, tidak memungut tarif yang berlebihan,” ujarnya.
Ronald menambahkan, masyarakat yang menemukan adanya kenaikan tarif produk internet dapat menyampaikan informasi tersebut kepada Diskominfo Kabupaten Kepulauan Sangihe. Ia kembali menegaskan agar penjual voucher Starlink tidak memanfaatkan kondisi gangguan demi mengejar keuntungan sebesar-besarnya.
Di sisi lain, ia berharap masyarakat tetap terlayani dengan baik dan tetap bersatu menghadapi gangguan layanan internet. Ronald juga mengajak warga untuk legowo sembari berharap kualitas internet di Sangihe membaik ke depan.
Dalam informasi yang disampaikan, Kabupaten Kepulauan Sangihe akan mengalami gangguan layanan internet selama sembilan hari akibat perbaikan kabel serat optik bawah laut Palapa Ring Tengah ruas Tahuna–Melonguane, dengan puncak gangguan diperkirakan terjadi pada 16–24 April 2026.