BERITA TERKINI
Jelang Mudik, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Uji Koneksi Internet di Perjalanan Darat Jakarta–Yogyakarta

Jelang Mudik, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Uji Koneksi Internet di Perjalanan Darat Jakarta–Yogyakarta

Menjelang musim mudik Ramadan, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan akan melakukan perjalanan darat dari Jakarta menuju Yogyakarta untuk menguji koneksi internet selama perjalanan. Rute panjang yang kerap menjadi pilihan pemudik itu dipilih sebagai cara untuk melihat performa konektivitas di tengah mobilitas tinggi, termasuk saat melintasi kota besar hingga area yang biasanya menantang dari sisi sinyal.

Perjalanan bertajuk Perjalanan Menjadi Lebih Baik ini dirancang bukan sekadar road trip. Keduanya akan melakukan siaran langsung dan menjalani aktivitas yang umum dilakukan saat mudik, seperti berbagi kabar, berkomunikasi daring, mengandalkan navigasi, serta memenuhi kebutuhan digital lainnya sepanjang perjalanan.

“Enggak ada edit, ini real time, apa yang terjadi di jalanan akan disaksikan secara langsung,” kata Dave Hendrik dalam acara jumpa pers, Jumat, 20 Februari 2026. Iwet Ramadhan menambahkan, perjalanan tersebut juga akan memecahkan rekor MURI Indonesia.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Ramadan yang lebih luas, termasuk penguatan jaringan di berbagai jalur mudik dan titik strategis. Pada Ramadan dan Idulfitri 2026, Indosat Ooredoo Hutchison memperkenalkan inisiatif #LebihBaikIndosat yang disebut sebagai upaya berkelanjutan untuk menghadirkan pengalaman konektivitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama pada momen Ramadan.

Inisiatif tersebut mengusung semangat You Only Need One (YONO), yang menekankan pentingnya satu hal yang benar-benar bisa diandalkan dalam situasi krusial, yakni koneksi yang kuat, inovasi yang membantu aktivitas harian, serta aksi nyata yang memberi dampak.

Dalam rangkaian #LebihBaikIndosat selama Ramadan, terdapat empat langkah yang disampaikan. Pertama, penguatan jaringan selama periode Ramadan dan mudik di lebih dari 75 jalur mudik serta ratusan titik strategis, dengan pemantauan sepanjang waktu untuk menjaga stabilitas koneksi. Kesiapan ini juga diuji melalui perjalanan darat Jakarta–Yogyakarta yang melibatkan Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan.

Kedua, kehadiran aplikasi Sahabat AI yang dirancang untuk memahami bahasa dan konteks lokal Indonesia, guna membantu pengguna mencari informasi, menyusun ide, hingga mendukung kebutuhan harian. Ketiga, pengembangan perlindungan digital melalui fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis AI untuk mendeteksi dan menghalau potensi gangguan seperti panggilan, pesan, dan tautan berbahaya.

Keempat, program sosial “Indosat Berkah Ramadan – Surau Kita Berdaya” yang digelar di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus revitalisasi surau dan mushola agar kembali berfungsi sebagai ruang ibadah sekaligus pusat kegiatan komunitas melalui kolaborasi dengan komunitas dan mitra lokal.