IPOT menghadirkan fitur riset terbaru bertajuk IPOT Views untuk membantu investor mengambil keputusan yang lebih akurat di tengah pasar saham Indonesia yang dinilai semakin cepat dan kompleks.
Dalam dinamika pasar yang terus berubah, pemilihan aplikasi saham serta kemampuan membaca data dan memahami analisis menjadi faktor penting, terutama bagi investor pemula. Edukasi mengenai perbedaan broker summary dan riset fundamental juga dinilai krusial agar investor tidak terjebak pada pergerakan semu yang kerap dimanfaatkan pelaku pasar besar.
Chief Marketing Officer PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Sergio Ticoalu menyoroti masih banyak investor ritel yang mengambil keputusan berdasarkan sumber yang tidak valid, mulai dari euforia komunitas hingga sekadar melihat broker summary. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat berujung pada panic selling ketika pasar berbalik arah. Investor merasa mengikuti “bandar”, padahal hanya merespons data yang sudah tertinggal.
IPOT menyebut platformnya mengusung ekosistem berbasis Smart Money dengan penyediaan data real-time melalui order flow dan live orderbook, sehingga investor dapat membaca pergerakan pasar secara lebih presisi.
Untuk kebutuhan analisis yang lebih mendalam, IPOT meluncurkan IPOT Views yang diklaim dirancang dengan standar riset institutional-grade, setara dengan yang digunakan asset management. IPOT menyatakan investor institusi umumnya mengandalkan analisis fundamental, makroekonomi, dan struktur pasar, dan IPOT Views ditujukan untuk menjembatani kebutuhan tersebut agar investor ritel dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.
Selain penguatan pada sisi riset, IPOT juga menyebut didukung infrastruktur sekuritas berskala besar dengan dana kelolaan mencapai Rp312 triliun. Sejumlah fitur yang disampaikan antara lain xRDN yang disebut membuat dana menganggur tetap produktif dengan potensi return sekitar 2% per tahun, indikator trading live dengan data transparan, serta sistem keamanan berlapis untuk melindungi aset investor.
Di sisi lain, IPOT mengingatkan investor agar tidak terlalu bergantung pada broker summary. Menurut IPOT, broker summary pada dasarnya merupakan rekap transaksi setelah pasar tutup, namun di komunitas sering dibingkai sebagai sinyal “bandar akumulasi” yang memicu aksi beli massal, meski informasinya dinilai sudah terlambat.
“Jangan lagi mengambil posisi trading hanya karena ramai di komunitas atau terjebak ilusi broker summary,” kata Sergio.