Intel resmi memperkenalkan prosesor mobile (laptop) terbarunya yang diberi nama Core Series 3 dengan kode nama “Wildcat Lake”. Kehadiran chip ini disebut sebagai langkah Intel untuk membawa fitur kecerdasan buatan (AI) ke laptop murah atau kelas entry-level.
Intel menyebut Core Series 3 sebagai seri Core pertama di kelasnya yang sudah hybrid AI-ready, dengan kemampuan hingga 40 TOPS (trillion operations per second) di level platform. Semakin tinggi nilai TOPS, semakin baik kemampuan perangkat dalam menangani beban kerja AI.
Dengan kemampuan tersebut, laptop entry-level ke depan dinilai dapat menjalankan berbagai fitur AI, mulai dari pengolahan gambar dan video berbasis AI, asisten pintar, hingga dukungan produktivitas dan pembuatan konten. Intel juga mengklaim peningkatan performa AI dari sisi GPU hingga 2,8 kali lebih cepat dibanding PC berusia sekitar lima tahun.
Karena menyasar segmen laptop murah, Intel menargetkan Core Series 3 untuk pengguna dengan anggaran terbatas, seperti pelajar, keluarga, hingga usaha kecil. Prosesor ini juga diposisikan sebagai opsi “value” dibanding lini yang lebih tinggi, yakni Core Ultra Series 3 (Panther Lake) yang diperkenalkan di ajang CES 2026.
Selain untuk laptop, Intel juga mengarahkan Core Series 3 ke kebutuhan edge computing, termasuk robotika, terminal point-of-sale (POS), smart building, dan smart metering. Untuk penggunaan di edge, Intel mengklaim performanya dapat melampaui platform seperti Nvidia Jetson Orin Nano, dengan peningkatan hingga 1,5 kali untuk deteksi objek, 1,9 kali untuk klasifikasi gambar, dan 2,2 kali untuk analisis video.
Dari sisi produksi, Intel Core Series 3 dibuat dengan teknologi fabrikasi Intel 18A yang diklaim sebagai salah satu proses manufaktur paling canggih saat ini. Intel menyiapkan beberapa varian, dari Core 3 hingga Core 7, dengan konfigurasi hingga 6 core dan kecepatan turbo mencapai 4,8 GHz.
Rincian varian yang diumumkan meliputi Core 7 360/350 (6 core, turbo hingga 4,8 GHz, NPU 17 TOPS), Core 5 330/320 (6 core, turbo hingga 4,6 GHz, NPU 16 TOPS), Core 5 315 (6 core, turbo hingga 4,4 GHz, NPU 15 TOPS), Core 5 305 untuk edge saja (6 core, turbo hingga 4,3 GHz), serta Core 3 304 (5 core, turbo hingga 4,3 GHz).
Intel mengklaim prosesor ini menawarkan peningkatan performa hingga 47 persen untuk single-thread dan 41 persen untuk multi-thread, serta konsumsi daya hingga 64 persen lebih hemat dibanding PC lawas berusia sekitar lima tahun. Fitur pendukung lain yang dibawa mencakup dukungan Thunderbolt 4, Wi-Fi 7 (R2), dan Bluetooth 6.
Untuk ketersediaan, Intel menyatakan perangkat berbasis Core Series 3 mulai tersedia pekan ini dan akan digunakan pada berbagai laptop dari mitra Intel, seperti Acer, Asus, Dell, Lenovo, dan MSI. Sementara perangkat edge computing dengan prosesor ini dijadwalkan meluncur mulai kuartal II-2026.