BERITA TERKINI
Ibu Diminta Bijak Dampingi Anak Menggunakan Gadget di Era Digital

Ibu Diminta Bijak Dampingi Anak Menggunakan Gadget di Era Digital

Divisi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DPW Wazin Aceh, Alvia Hasli Ramadhan, Lc., M.Ag., mengingatkan para ibu agar bijak mendampingi anak di tengah perkembangan teknologi, ketika penggunaan gadget kian melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan itu disampaikan Alvia dalam dialog Kajian Islami RRI Banda Aceh, Jumat, 8 Mei 2026. Ia menilai tantangan terbesar bagi ibu masa kini adalah menjaga keseimbangan antara pekerjaan, urusan rumah tangga, dan pendampingan anak.

Menurut Alvia, penggunaan gadget tidak bisa sepenuhnya dilarang karena telah menjadi bagian dari proses belajar dan kehidupan modern. Meski demikian, orang tua—terutama ibu—tetap perlu hadir secara emosional untuk mengawasi serta mendampingi anak saat memanfaatkan teknologi.

“Kalau anak terus dilarang, biasanya dia akan semakin penasaran,” ujarnya.

Karena itu, Alvia mendorong para ibu membangun komunikasi yang hangat dan terbuka agar anak merasa nyaman bercerita tentang apa yang mereka lihat maupun lakukan di dunia digital.

Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian orang tua yang sepulang bekerja justru sibuk dengan aktivitas masing-masing, sementara anak dibiarkan bermain gadget tanpa pengawasan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperbaiki.

“Ibu tetap harus meluangkan quality time bersama anak,” katanya.

Alvia menambahkan, kecerdasan emosional seorang ibu diperlukan agar mampu membagi waktu secara seimbang antara pekerjaan, keluarga, dan kebutuhan pribadi.

Dalam kesempatan itu, ia turut menekankan pentingnya menjadikan ibu sebagai teman bagi anak, terutama saat memasuki usia remaja. Ia menilai pendekatan yang terlalu keras berisiko membuat anak mencari perhatian dan kasih sayang di luar rumah.

“Ketika anak sudah remaja, orang tua harus menjadi teman untuk tempat mereka bercerita,” ujarnya.

Alvia juga menyampaikan bahwa Islam mengajarkan pendidikan anak dilakukan secara bertahap, mulai dari menanamkan kasih sayang dan nilai-nilai agama sejak usia dini hingga membangun komunikasi terbuka ketika anak beranjak dewasa.

Ia berharap para ibu tetap sabar dalam menjalankan amanah mendidik anak dan terus meluruskan niat karena Allah SWT agar setiap pengorbanan yang dilakukan bernilai ibadah.