Presisi data dan kenyamanan menjadi dua faktor penting bagi pelari, terutama saat latihan jarak jauh. Huawei Watch GT Runner hadir dengan spesifikasi yang dirancang untuk mendukung kebutuhan tersebut, mulai dari desain ringan hingga sistem pemosisian yang ditujukan untuk pelacakan rute lebih akurat.
Dari sisi rancangan, Huawei membekali Watch GT Runner dengan material serat polimer yang diklaim tahan lama sekaligus ringan. Bobotnya sekitar 38,5 gram tanpa tali, dengan dimensi 46,4 mm x 46,4 mm x 11 mm. Jam ini menggunakan layar AMOLED 1,43 inci beresolusi 466 x 466 piksel (461 PPI) agar informasi tetap terbaca jelas, termasuk saat berada di bawah sinar matahari. Untuk ketahanan, perangkat ini mengantongi sertifikasi 5 ATM sehingga dinyatakan aman digunakan saat hujan maupun berenang.
Keunggulan lain yang ditonjolkan adalah sektor navigasi. Huawei Watch GT Runner mengusung Dual-Band Five-System GNSS yang mencakup GPS, Beidou, GLONASS, Galileo, dan QZSS. Antena GPS ditempatkan di luar bodi utama, tepatnya tersembunyi di lug jam, dengan tujuan meminimalkan interferensi logam. Dengan konfigurasi tersebut, pelacakan rute disebut tetap presisi, termasuk ketika digunakan di area dengan gedung tinggi atau pepohonan rimbun.
Untuk pemantauan kesehatan dan latihan, jam tangan ini dibekali teknologi HUAWEI TruSeen™ 5.0+ untuk memantau detak jantung secara real-time. Fitur lain yang disertakan antara lain Running Ability Index (RAI) yang menilai kemampuan lari berdasarkan riwayat detak jantung, kecepatan, dan jarak, serta AI Running Coach yang memungkinkan penyusunan rencana latihan yang menyesuaikan performa mingguan. Perangkat juga menampilkan metrik seperti beban latihan (training load), waktu pemulihan, dan saturasi oksigen darah (SpO2).
Daya tahan baterai menjadi aspek yang turut ditawarkan. Huawei menyebut penggunaan tipikal dapat mencapai hingga 14 hari, sementara penggunaan berat hingga 7 hari. Perangkat ini juga mendukung pengisian daya nirkabel (wireless charging) untuk memudahkan proses pengisian.
Selain model tersebut, Huawei juga memperkenalkan Huawei Watch GT Runner 2 pada 2026. Generasi terbaru ini disebut membawa peningkatan seperti layar dengan kecerahan puncak 3.000 nits, material bodi depan berbahan paduan titanium dengan bobot 34,5 gram, serta fitur Intelligent Marathon Mode yang memberikan analisis strategi lari lebih mendalam untuk pelari maraton profesional.
Dengan kombinasi desain ringan, dukungan GNSS multi-sistem, serta fitur pemantauan latihan dan kesehatan, Huawei Watch GT Runner diposisikan sebagai perangkat yang menekankan akurasi GPS dan kenyamanan untuk penggunaan olahraga maupun harian.