Honda Brio kembali memunculkan sinyal bakal mendapat pembaruan di pasar Indonesia. Indikasi ini menguat seiring city car andalan Honda tersebut sudah cukup lama tidak menerima penyegaran besar sejak terakhir diperbarui.
Honda Brio generasi kedua meluncur di Indonesia pada 2018. Model ini sempat mendapat pembaruan terakhir pada 2023 melalui facelift yang mencakup perubahan desain eksterior dan interior, serta penyesuaian fitur, terutama pada varian RS. Setelah itu, belum ada pembaruan signifikan lagi untuk Brio.
Di tengah persaingan segmen city car yang ketat, muncul informasi bahwa Honda tengah menyiapkan langkah lanjutan untuk Brio. Sinyal tersebut disampaikan tenaga penjual yang menyebut Brio berpeluang mendapat penyegaran, termasuk kemungkinan hadirnya varian baru.
“Rencananya (model baru Brio), di tipe S ada varian matik. Tapi belum ada gambaran facelift saja, di beberapa interior juga kemungkinan,” kata tenaga penjual Honda, Jumat (9/1/2026).
Jika terealisasi, kehadiran Brio tipe S dengan transmisi otomatis akan menjadi langkah baru bagi Honda. Pasalnya, selama ini varian S sebagai model termurah di keluarga Brio hanya tersedia dengan pilihan transmisi manual.
Sementara itu, PT Honda Prospect Motor (HPM) belum memberikan konfirmasi spesifik mengenai waktu maupun bentuk pembaruan Brio. Namun, Honda menyatakan terus memantau kebutuhan pasar sebagai dasar penyesuaian produk.
“Pada dasarnya kami terus selalu mempelajari kebutuhan konsumen untuk menyesuaikan produk kami yah termasuk untuk Brio. Peluncuran atau penambahan produk juga akan kami sesuaikan dengan kondisi pasar dan waktu yang tepat untuk memastikan produk tetap menarik bagi konsumen,” ujar Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Jumat (9/1/2026).
Pernyataan tersebut membuka peluang hadirnya pembaruan Brio, baik melalui penambahan varian maupun penyegaran lainnya. Namun, realisasinya masih menunggu waktu yang dinilai tepat oleh Honda.