BERITA TERKINI
Google Hadirkan Dukungan Asisten AI Gemini di Chrome untuk Pengguna Indonesia

Google Hadirkan Dukungan Asisten AI Gemini di Chrome untuk Pengguna Indonesia

Google menghadirkan dukungan asisten kecerdasan artifisial (AI) Gemini di aplikasi pencarian Chrome bagi pengguna di Indonesia. Kehadiran fitur ini memungkinkan pengguna melakukan pencarian dengan dukungan AI tanpa perlu membuka aplikasi tambahan.

Director and Product Management Chrome, Charmaine D'Silva, mengatakan fitur yang sebelumnya telah dirilis di Amerika Serikat kini tersedia bagi pengguna Chrome di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, Singapura, Vietnam, Jepang, dan Korea Selatan.

Dalam konferensi pers yang diikuti secara daring pada Senin (20/4), Charmaine menyampaikan Gemini di Chrome dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan tugas di web dengan lebih ringkas. Ia mencontohkan, tugas yang biasanya membutuhkan banyak tab dan waktu dapat diringkas menjadi satu tab sehingga pengguna bisa menuntaskannya dalam waktu lebih singkat.

Gemini di Chrome dapat membantu menyelesaikan tugas berbasis teks serta melakukan analisis visual pada foto maupun video. Berdasarkan materi presentasi Charmaine, kemampuan yang ditawarkan antara lain meringkas artikel, meringkas video, serta membantu pencarian informasi, termasuk membandingkan informasi dari berbagai situs web secara langsung.

Selain itu, Gemini disebut dapat menjelaskan konteks terkait foto peristiwa terbaru. Fitur ini juga dapat membantu perencanaan, misalnya menyiapkan daftar destinasi liburan dan memadukannya dengan aplikasi Google lain seperti Calendar apabila pengguna memberikan izin. Pengguna juga dapat meminta Gemini mengedit gambar, termasuk mendekorasi ulang foto kamar sesuai gaya yang diinginkan.

Untuk menggunakan Gemini di Chrome, pengguna perlu memperbarui aplikasi. Setelah diperbarui, ikon “Ask Gemini” akan muncul di sudut kanan atas Chrome. Pengguna dapat mengklik ikon tersebut untuk berinteraksi melalui panel di sisi kanan.

Gemini di Chrome tersedia gratis dengan syarat pengguna sudah masuk ke akun Google di Chrome dan berusia minimal 18 tahun. Fitur ini tidak dapat digunakan saat Chrome berada dalam mode “Incognito”, dengan kebijakan yang disebut diterapkan untuk memastikan privasi dan kontrol data tetap berada di tangan pengguna.