Perdana Menteri Taiwan Cho Jung-tai menghadiri peresmian Gedung Aplikasi Inovasi AI milik Dewan Sains dan Teknologi Nasional (NSTC) yang berlokasi di Kota Sains Energi Hijau Cerdas Shalun (SSGESC), Tainan, pada 28. Dalam sambutannya, Cho menyatakan fasilitas tersebut memperkuat kemampuan dasar SSGESC untuk riset, verifikasi, dan penerapan, serta diproyeksikan menjadi inti dari “Lembah Silikon Baru di Taiwan Selatan” dan pijakan bagi target Taiwan menjadi “Pulau AI.”
Cho mengatakan pengembangan ini sejalan dengan konsep “Taiwan Seimbang” yang diajukan Presiden Lai Ching-te, di mana pemerintah mendorong enam zona industri utama di berbagai wilayah untuk memperkuat pembangunan regional yang lebih merata.
Untuk mempercepat peningkatan infrastruktur agar mampu mengimbangi laju perkembangan industri Taiwan, Cho memaparkan empat langkah utama. Pertama, pemerintah akan menawarkan pengurangan sewa hingga 50% selama lima tahun serta masa bebas sewa selama dua tahun. Kebijakan ini ditujukan agar hasil penelitian dan pengembangan dapat diterapkan secara nyata di Taiwan dan melahirkan aplikasi praktis.
Kedua, melalui Platform Manufaktur Integrasi Sistem Cerdas dan Proyek Inovasi Industri Bahasa Cerdas, pemerintah akan membantu perusahaan menyelesaikan integrasi perangkat keras dan perangkat lunak, sehingga teknologi dapat bergerak dari laboratorium menuju pasar.
Ketiga, terkait sumber daya inti AI, Cho menegaskan pemerintah akan menyediakan daya komputasi GPU berbiaya rendah dan sumber daya AI yang berdaulat untuk mendukung usaha kecil dan menengah serta perusahaan rintisan dalam pengembangan dan integrasi. Pemerintah juga menargetkan pembangunan infrastruktur daya komputasi yang menghubungkan wilayah selatan, termasuk ke arah selatan Chiayi.
Cho menyebut daya komputasi sebagai kekuatan nasional. Menurutnya, perusahaan besar dan raksasa internasional relatif mampu membangun kapasitas komputasi sendiri, sementara hal itu lebih sulit bagi UKM dan industri yang sedang berkembang. Karena itu, ia menilai pemerintah perlu menyediakan dukungan daya komputasi yang lebih komprehensif, termasuk GPU berbiaya lebih rendah untuk kebutuhan operasi front-end, yang akan diterapkan bertahap dari Chiayi dan Tainan hingga ke selatan Chiayi.
Keempat, Cho menekankan perlunya penguatan infrastruktur energi lokal dan pembangunan energi hijau secara menyeluruh untuk membangun basis industri yang tangguh. Ia menyatakan energi hijau menjadi faktor penting untuk bersaing di pasar internasional.
Cho memperkirakan nilai output taman sains di Taiwan Selatan akan melampaui NT$4 triliun. Sementara itu, Gedung Aplikasi Inovasi AI diproyeksikan menghasilkan nilai output tahunan sekitar NT$2,2 triliun dan menciptakan 35.000 lapangan kerja.