PT Erajaya Swasembada Tbk (Erajaya Group) menggandeng Salesforce dalam langkah transformasi digital perusahaan. Melalui kerja sama ini, Erajaya mengadopsi teknologi Agentforce Marketing dan Data 360 untuk memperkuat ekosistem pemasaran berbasis data serta meningkatkan program loyalitas pelanggan agar lebih personal dan cerdas.
Erajaya yang mengelola lebih dari 2.000 gerai di berbagai segmen—mulai dari gadget seperti Erafone dan iBox, gaya hidup seperti JD Sports dan ASICS, hingga kuliner premium seperti Paris Baguette dan CHAGEE—menghadapi tantangan menjaga pengalaman belanja yang konsisten di seluruh titik interaksi. Implementasi teknologi ini didukung oleh PT Blend Media Kreasi sebagai mitra strategis, dengan tujuan memungkinkan personalisasi tingkat tinggi secara real-time bagi jutaan pelanggan Erajaya di Indonesia.
Salah satu fokus utama kolaborasi tersebut adalah penyatuan data melalui Data 360. Teknologi ini memungkinkan Erajaya mengonsolidasikan data pembelian yang sebelumnya tersebar di berbagai merek ke dalam satu tampilan terpadu. Dengan pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap perilaku belanja lintas kanal, Erajaya dapat menyusun kampanye yang lebih akurat, termasuk membaca keterkaitan interaksi pelanggan antara satu merek dengan merek lainnya di dalam portofolio grup.
Erajaya menilai fondasi data yang lebih kuat ini bukan hanya mendukung aktivitas pemasaran, tetapi juga menjadi dasar untuk mewujudkan visi perusahaan bertransformasi menjadi smart retailer gaya hidup multi-vertikal. Data 360 juga disebut membuka peluang integrasi kecerdasan buatan yang lebih canggih di masa depan, sekaligus mendorong pengambilan keputusan bisnis berbasis data aktual.
Di sisi lain, Agentforce Marketing digunakan untuk mengelola perjalanan pelanggan (customer journey) secara menyeluruh. Platform ini menggabungkan data, insight, dan eksekusi dalam satu sistem, sehingga tim pemasaran dapat merancang interaksi otomatis yang relevan sesuai riwayat pembelian dan preferensi pelanggan. Dalam konteks ini, program loyalitas diarahkan agar tidak hanya berorientasi pada pengumpulan poin, melainkan membangun keterikatan pelanggan jangka panjang melalui pengalaman yang lebih personal.
Erajaya juga memanfaatkan kemampuan AI Salesforce untuk menyusun rekomendasi produk yang lebih sesuai kebutuhan pelanggan. Aktivitas promosi melalui email, notifikasi aplikasi seluler, hingga kampanye digital disebut dapat dijalankan secara terkoordinasi.
Deputy CEO Erajaya Group, Hasan Aula, menyatakan kemampuan menghadirkan pengalaman relevan dalam skala besar menjadi kunci pertumbuhan perusahaan. “Kemampuan untuk menghadirkan pengalaman yang relevan dalam skala besar menjadi kunci pertumbuhan kami. Salesforce menyediakan platform yang memungkinkan kami menyatukan data dan berinteraksi lebih bermakna dengan pelanggan,” ujarnya.
President Director Salesforce Indonesia, Andreas Diantoro, menyebut transformasi Erajaya sebagai contoh perusahaan yang beralih dari pemasaran konvensional berbasis kanal menuju strategi yang berpusat pada pelanggan. Ia juga menilai langkah ini mempersiapkan Erajaya menuju konsep “Agentic Enterprise”, yakni ketika sistem AI mampu bekerja secara proaktif untuk mendukung operasional bisnis dan kepuasan pelanggan.
Di tengah pertumbuhan ekonomi digital, Erajaya menempatkan integrasi teknologi omnichannel serta penguatan keamanan data sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi di pasar gaya hidup, termasuk dalam ekspansi regional.