Jakarta – Investasi saham kian diminati sebagai salah satu cara mengembangkan aset, seiring potensi imbal hasil yang menarik dan akses yang semakin mudah. Kini, investasi saham dapat dilakukan melalui berbagai aplikasi resmi yang berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bahkan cukup lewat smartphone.
Perkembangan aplikasi investasi juga membuat layanan tidak lagi terbatas pada transaksi jual-beli. Sejumlah platform menyediakan fitur edukasi, analisis, hingga komunitas yang membantu investor pemula memahami pasar dan mengambil keputusan dengan lebih terarah.
Selain saham domestik, beberapa aplikasi juga memberi akses untuk membeli saham luar negeri. Pergerakan pasar global, termasuk informasi saham Amerika, kerap menjadi acuan karena dapat memengaruhi sentimen investor di Indonesia, terutama dalam mempertimbangkan waktu membeli atau menjual saham.
Berikut enam aplikasi investasi yang disebut terdaftar di OJK, beserta fitur yang ditawarkan:
1. Stockbit
Stockbit terdaftar dan diawasi OJK melalui PT Stockbit Sekuritas Digital. Aplikasi ini menggabungkan fitur perdagangan saham dengan komunitas investor. Pengguna dapat berdiskusi, berbagi analisis, serta mengikuti strategi investor lain. Stockbit juga menyediakan fitur analisis, mulai dari data fundamental, laporan keuangan, hingga grafik teknikal.
2. Pintu
Pintu dikenal sebagai aplikasi aset kripto yang disebut telah diunduh lebih dari 10 juta kali, menyediakan lebih dari 320 token, dan dinyatakan terdaftar serta berada di bawah pengawasan OJK. Pintu menghadirkan fitur xStocks, yakni saham tertokenisasi yang memungkinkan pengguna mengakses saham global secara lebih fleksibel. Melalui fitur ini, pengguna dapat membeli representasi saham sejumlah perusahaan besar dunia, termasuk perusahaan teknologi seperti Google, Nvidia, Microsoft, Tesla, dan Meta.
3. IPOT
IPOT merupakan aplikasi investasi yang telah lama hadir di Indonesia dan terdaftar di OJK. Platform ini menyediakan layanan trading saham hingga reksa dana. Salah satu fitur yang ditonjolkan adalah otomatisasi transaksi untuk membantu pengguna menjalankan strategi investasi secara lebih efisien. IPOT juga menyediakan alat analisis, serta panduan bagi pemula meski fiturnya tergolong cukup kompleks.
4. Ajaib
Ajaib dirancang untuk pemula dengan tampilan yang sederhana dan mudah digunakan. Aplikasi ini terdaftar di OJK melalui PT Ajaib Sekuritas Asia. Keunggulan yang disebut antara lain pembukaan akun yang cepat dan sepenuhnya online, notifikasi pergerakan saham, insight pasar, serta data fundamental sederhana. Platform ini juga menawarkan biaya transaksi yang kompetitif dan menyediakan materi edukasi yang diperbarui.
5. MOST
MOST adalah aplikasi investasi saham dari Mandiri Sekuritas yang terdaftar dan diawasi OJK. Aplikasi ini didukung institusi perbankan besar dan menawarkan fitur seperti riset pasar, rekomendasi saham, serta akses ke berbagai instrumen investasi. MOST juga menyediakan materi edukasi bagi pengguna baru.
6. Bibit
Bibit awalnya berfokus pada reksa dana, namun disebut kini juga memberikan akses ke saham melalui fitur tambahan. Aplikasi ini terdaftar di OJK dan dikenal menggunakan teknologi robo advisor untuk membantu pengguna menentukan strategi investasi berdasarkan profil risiko. Bibit juga memiliki tampilan yang ramah pengguna, mendukung berbagai metode pembayaran, dan menyediakan materi edukasi yang mudah dipahami.