BERITA TERKINI
Educampus Expo 2026 Surabaya Digelar 1–10 Mei, DPD RI dan Dindik Jatim Dorong Siswa Kurangi Ketergantungan Gadget

Educampus Expo 2026 Surabaya Digelar 1–10 Mei, DPD RI dan Dindik Jatim Dorong Siswa Kurangi Ketergantungan Gadget

SURABAYA — Educampus Expo 2026 di Surabaya menjadi sorotan sebagai upaya memperluas akses pendidikan sekaligus merespons isu ketergantungan gadget di kalangan pelajar. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 1–10 Mei 2026 di Jatim Expo, dengan melibatkan sinergi antara DPD RI dan Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur.

Expo pendidikan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi perguruan tinggi, tetapi juga ruang interaksi langsung bagi siswa SMA/SMK untuk menggali potensi diri dan menentukan arah studi lanjutan secara lebih terarah. Berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta serta pemangku kepentingan pendidikan akan hadir, sehingga siswa dapat memperoleh informasi jurusan, memahami peluang beasiswa, dan berinteraksi langsung dengan perwakilan kampus.

Dindik Jawa Timur menilai Educampus Expo 2026 sebagai momentum penting untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Di tengah tantangan era digital, kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan siswa terhadap gadget melalui aktivitas edukatif yang lebih produktif.

Educampus Expo 2026 juga disebut relevan bagi siswa setelah pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada 31 Maret 2026. Bagi siswa yang belum lolos seleksi, expo ini dinilai dapat membuka peluang untuk mencari alternatif kampus yang sesuai.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menyatakan kegiatan ini menunjukkan komitmen daerah dalam memperluas akses pendidikan. “Ini bukti bahwa Jawa Timur serius membangun akses pendidikan. Tidak hanya kampus negeri, tetapi juga memberikan perhatian pada kampus swasta agar lebih berkeadilan,” ujarnya saat kunjungan ke Dindik Jatim, Kamis (2/4/2026).

Lia juga menyoroti pentingnya dukungan beasiswa bagi mahasiswa di perguruan tinggi swasta, terutama bagi kalangan kurang mampu. “Program beasiswa yang menjangkau kampus swasta sangat membantu mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menilai expo ini memberi manfaat konkret bagi siswa dalam menentukan masa depan pendidikan. “Educampus Expo memberikan gambaran nyata tentang dunia pendidikan tinggi. Ini penting agar siswa tidak salah memilih jalur studi,” tegasnya.

Di tengah meningkatnya penggunaan gadget di kalangan remaja, Educampus Expo 2026 diharapkan menjadi alternatif kegiatan yang lebih produktif dan edukatif. Kegiatan ini ditujukan untuk mengalihkan perhatian siswa dari aktivitas digital pasif menuju kegiatan eksploratif yang mendorong kreativitas dan interaksi langsung.

Dukungan terhadap kampus swasta juga disebut sebagai bagian penting dalam mendorong pemerataan akses pendidikan di Jawa Timur. Dengan kolaborasi lintas lembaga, Educampus Expo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang informasi pendidikan, tetapi juga menjadi salah satu langkah untuk membentuk generasi muda yang lebih produktif. “Event seperti ini bisa menjadi ruang bagi siswa untuk berkreasi dan mengembangkan potensi diri secara langsung,” pungkas Lia.