Dyson resmi menghadirkan robot vacuum terbarunya, Dyson Spot+Scrub AI, ke pasar Indonesia. Perangkat ini sebelumnya lebih dulu dirilis di China pada Desember 2025.
Dyson Spot+Scrub AI dirancang untuk mencari, mengidentifikasi, hingga menghilangkan noda tersembunyi. Kemampuan tersebut didukung kecerdasan buatan (AI) yang dipadukan dengan pencahayaan hijau menyerupai laser, sehingga robot vacuum ini diklaim dapat mengenali hampir 200 jenis zat dan obyek rumah tangga.
Dyson menyebut, dengan teknologi tersebut Spot+Scrub AI dapat melintasi area yang sama berulang kali sampai noda terangkat. Selain itu, perangkat ini dilengkapi rol yang dapat menjulur hingga 40 mm untuk menjangkau area yang umumnya sulit dijangkau robot vacuum, seperti tepi ruangan.
Dari sisi kemampuan pembersihan, Spot+Scrub AI dibekali daya hisap hingga 18.000 Pa untuk mengangkat debu kering maupun basah. Perangkat ini juga memiliki sistem navigasi cerdas, serta stasiun pangkalan yang mendukung pengisian daya dan pembersihan otomatis.
Untuk pemrosesan, robot vacuum ini ditenagai prosesor Dyson AI yang berfungsi memetakan ruangan secara real-time dan menyesuaikan strategi pembersihan mengikuti perubahan tata letak. Dyson Spot+Scrub AI turut dibekali total 24 sensor, dengan 12 sensor terpasang di tepi bodi dan 12 sensor lainnya berada di dock pengisi daya.
Sensor pada bodi mencakup sensor LiDAR, sensor lantai ultrasonik, kamera depan HD bertenaga AI, sensor jatuh, hingga sensor dinding. Dyson mengklaim rangkaian sensor tersebut mampu memindai lingkungan tujuh kali per detik dan mengidentifikasi hampir 200 jenis obyek, termasuk benda rumah tangga seperti kabel dan kaos kaki. Dyson juga menyebut akurasi pengenalan lingkungannya meningkat 40 persen dibanding pendahulunya.
Spot+Scrub AI turut membawa fitur pel dengan 12 titik semprotan air panas 60 derajat untuk membersihkan lantai. Saat mengepel, sikat vacuum disebut akan membersihkan bagiannya sendiri agar hanya air bersih yang menyentuh permukaan lantai.
Dalam sekali pengisian, Dyson mengklaim perangkat ini dapat bekerja hingga 200 menit untuk mencakup area sekitar 240 meter persegi. Dock pengisian ulang juga dilengkapi wadah penampung debu berkapasitas tiga liter yang diklaim mampu menampung debu hingga sekitar 100 hari. Dock tersebut juga mengakomodasi pembersihan sikat, pengaturan takaran deterjen otomatis, serta perawatan silver-ion antibakteri di tangki air.
Secara fisik, Spot+Scrub AI memiliki ukuran 373 x 370 x 110 mm. Dyson menyebut komponen pembersih ditempatkan di atas roda sehingga roda tetap tertutup dan tidak terpapar kotoran.
Komponen pembersihnya mencakup sikat selebar 27 cm anti-kusut untuk menangani partikel debu di berbagai permukaan seperti lantai keramik, lantai kayu, vinil, hingga karpet. Tersedia pula sikat yang dapat berputar untuk menjangkau sudut atau area yang sulit dijangkau sikat utama.
Robot vacuum ini dapat dioperasikan melalui aplikasi MyDyson. Melalui aplikasi tersebut, pengguna bisa menambahkan zona pembersihan, memasang dinding virtual, dan pengaturan lainnya.
Di Indonesia, Dyson Spot+Scrub AI dijual dengan harga Rp 18.799.000 dan tersedia melalui situs resmi Dyson Indonesia.