Produsen drone DJI dilaporkan tengah menyiapkan lini drone baru bernama seri Lito yang dijadwalkan meluncur pada 23 April 2026. Seri ini disebut menjadi langkah DJI untuk memperluas jangkauan pengguna, dari pemula hingga kreator konten profesional.
Informasi yang dilaporkan Gizmochina, sebagaimana dilansir Antara pada Senin (20/4/2026), menyebut seri Lito akan hadir dalam dua varian, yakni Lito 1 dan Lito X1. Keduanya ditujukan untuk segmen pengguna yang berbeda.
Lito 1 disebut akan diposisikan sebagai drone yang ramah pengguna dengan harga lebih terjangkau. Sementara Lito X1 ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi.
Dalam peta produk DJI, Lito X1 diperkirakan akan menggantikan posisi lini seperti DJI Mini 5 Pro, dengan peningkatan pada kualitas pencitraan dan fitur pintar. Adapun Lito 1 diproyeksikan menjadi penerus model entry-level seperti DJI Mini 4K dan DJI Mini 3.
Dari sisi harga, DJI disebut tetap mengusung strategi kompetitif. Lito 1 diperkirakan dibanderol mulai 339 euro (sekitar Rp6,8 juta), sementara paket Fly More Combo mencapai 479 euro (sekitar Rp9,6 juta). Untuk Lito X1, harga diprediksi mulai 419 euro (sekitar Rp8,4 juta) hingga 759 euro (sekitar Rp15 juta) untuk varian tertinggi.
Selain harga, seri ini juga dikabarkan membawa pembaruan teknologi. Lito disebut akan mengusung sistem transmisi O5 dengan jangkauan lebih dari 20 kilometer, serta berpotensi terintegrasi dengan jaringan 5G untuk menjaga kestabilan koneksi di area dengan kepadatan sinyal.
Dari sisi keselamatan, bocoran menyebut seri Lito akan dibekali sistem penghindaran rintangan 360 derajat yang mengombinasikan kamera fisheye, sensor inframerah, serta teknologi serupa LiDAR dengan jangkauan deteksi hingga 10 meter. Fitur ini dinilai menunjukkan upaya DJI meningkatkan keamanan penerbangan, terutama bagi pengguna baru.