PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menargetkan pertumbuhan agresif di sektor infrastruktur digital dengan membidik pelipatgandaan pangsa pasar layanan fixed broadband (FBB) hingga 2034.
Dalam strategi terbaru perusahaan, DSSA memproyeksikan penetrasi fixed broadband di Indonesia dapat mencapai 50% pada 2034. Proyeksi tersebut sejalan dengan perkiraan peningkatan kebutuhan akses internet rumah tangga yang diprediksi menyentuh 39 juta rumah tangga secara nasional.
Manajemen DSSA menyatakan perusahaan berada pada posisi strategis untuk mendukung sekaligus memperoleh manfaat dari meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Indonesia. Menurut perusahaan, fondasi utama dari perkembangan tersebut adalah infrastruktur konektivitas digital yang merata.
“DSSA berada pada posisi strategis sebagai enabler sekaligus beneficiary dari pertumbuhan adopsi AI [Artificial Intelligence] di Indonesia, yang mana fondasi utamanya adalah infrastruktur konektivitas digital yang merata,” ujar manajemen dalam siaran pers resminya, dikutip Rabu (15/4/2026).
Optimisme DSSA terhadap target 2034 juga disebut didukung oleh perubahan struktural pada perilaku konsumen.