BERITA TERKINI
Deretan Kamera dan Smartphone yang Dibawa Kapsul Orion dalam Misi Artemis II

Deretan Kamera dan Smartphone yang Dibawa Kapsul Orion dalam Misi Artemis II

Saat kapsul Orion untuk misi Artemis II milik NASA lepas landas pada Rabu (1/4), pesawat itu tidak hanya membawa empat astronaut dan ambisi untuk kembali ke orbit Bulan, tetapi juga serangkaian perangkat dokumentasi dan komunikasi. Berbagai kamera, termasuk perangkat genggam, dipersiapkan untuk merekam perjalanan secara rinci, dari momen peluncuran hingga aktivitas kru di ruang angkasa.

NASA menyertakan setidaknya 28 kamera dalam misi Artemis II. Perangkat-perangkat tersebut dipasang di bagian luar pesawat, ditempatkan di dalam kabin, dan sebagian dibawa langsung oleh kru. Dengan susunan ini, dokumentasi diharapkan mencakup berbagai sudut pandang, mulai dari situasi di dalam pesawat hingga pemandangan luar angkasa.

Salah satu perangkat yang banyak diperbincangkan adalah Nikon D5, kamera DSLR yang telah berusia lebih dari satu dekade. Para astronaut NASA dilatih menggunakan model ini karena dinilai sudah terbukti dapat digunakan di luar angkasa. Pertimbangan utamanya adalah keandalan perangkat tersebut untuk menghadapi kondisi seperti radiasi tinggi dan lingkungan tanpa gravitasi di ruang angkasa dalam.

Selain Nikon D5, kru Artemis II juga membawa Nikon Z9, kamera mirrorless full-frame flagship yang disebut menjalani debutnya di luar angkasa melalui misi ini. Penggunaan Z9 dipandang sebagai bagian dari persiapan menuju Artemis III, misi yang direncanakan membawa astronaut kembali ke permukaan Bulan untuk pertama kalinya sejak 1972.

Untuk Artemis III, Nikon Z9 disebut akan dimodifikasi secara besar-besaran melalui perjanjian Space Act antara Nikon dan NASA, menurut laporan Times of India. Modifikasi yang direncanakan mencakup desain ulang sirkuit agar lebih tahan terhadap radiasi kosmik, pengembangan firmware khusus untuk mengoptimalkan penggunaan kamera dalam kondisi berjalan di Bulan, serta pembuatan grip khusus agar kamera tetap dapat dioperasikan saat astronaut mengenakan sarung tangan baju luar angkasa yang tebal.

Perlindungan tambahan juga disiapkan berupa thermal blanket yang mirip dengan perlengkapan yang digunakan saat spacewalk di International Space Station. Beberapa lensa NIKKOR Z pun disebut akan dimodifikasi agar mampu bertahan menghadapi perubahan suhu ekstrem dan lingkungan radiasi di Bulan.

Di sisi lain, GoPro turut ambil bagian dalam dokumentasi misi. Empat kamera GoPro yang telah dimodifikasi secara khusus dipasang pada sayap panel surya Orion. Kamera-kamera ini ditugaskan merekam tampilan beresolusi tinggi dari pesawat, Bumi, dan Bulan dari sisi luar.

Selain untuk dokumentasi, kamera-kamera tersebut juga berfungsi sebagai alat inspeksi pada momen-momen penting misi. Dengan rekaman visual dari luar pesawat, tim di Bumi dapat menilai kondisi Orion secara lebih langsung.

GoPro, dalam pernyataannya, menilai keterlibatan mereka dalam Artemis II sebagai penegasan terhadap kemampuan kamera mereka ketika keandalan, kualitas gambar, dan fleksibilitas menjadi prioritas. Perusahaan itu juga menyebut kameranya dirancang untuk kondisi ekstrem, dari lingkungan di Bumi hingga luar angkasa.

NASA juga menyetujui penggunaan smartphone pribadi di dalam Artemis II, menjadikannya salah satu misi pertama ketika astronaut membawa perangkat pribadi ke luar angkasa. Dengan kebijakan ini, iPhone maupun perangkat Android disebut telah melampaui orbit Bumi dalam misi NASA untuk pertama kalinya.

Kru Artemis II pun memanfaatkan kesempatan tersebut. Sebuah klip yang dibagikan di platform X oleh pengguna @OwenSparks memperlihatkan sebuah iPhone yang dilempar antar kru dalam kondisi tanpa gravitasi, menggambarkan bagaimana perangkat sehari-hari kini menjadi bagian dari aktivitas dokumentasi dan komunikasi di misi luar angkasa.