Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan inovasi pangan praktis dan bergizi berupa lembaran buah (fruit leather) berbasis Jeruk Gamindo B. Produk ini ditujukan untuk meningkatkan pemanfaatan hortikultura nasional sekaligus memberi nilai tambah ekonomi pada komoditas lokal.
Peneliti PRTPP BRIN, Imro’ah Ikarini, menjelaskan Jeruk Gamindo B memiliki ukuran kecil, kulit yang dapat dikonsumsi, serta cita rasa asam-manis khas. Jeruk ini juga mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, pektin, minyak atsiri, dan vitamin C, yang dinilai berpotensi sebagai bahan baku pangan fungsional.
Menurut Imro’ah, pengembangan lembaran jeruk Gamindo B dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan buah secara utuh sekaligus menghasilkan pangan ringan yang praktis, bergizi, dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Selain memperpanjang masa simpan, produk ini dikembangkan agar memiliki tekstur elastis dan homogen, serta rasa yang lebih disukai konsumen.
Hasil penelitian menunjukkan lembaran jeruk Gamindo B mengandung vitamin C sebesar 83,16 mg per 100 gram, mendekati kandungan vitamin C pada buah segarnya. Produk ini juga memiliki aktivitas antioksidan sebesar 51,72 persen dan kandungan serat pangan kasar sebesar 1,77 persen.
Imro’ah menyebut kandungan tersebut menjadikan produk ini berpotensi sebagai pangan fungsional yang dapat membantu menjaga kesehatan dan menangkal radikal bebas. Formulasi yang dikembangkan juga menghasilkan kadar air rendah, sehingga daya simpan produk menjadi lebih panjang.
Selain aspek gizi dan daya simpan, BRIN menilai inovasi ini memiliki keunggulan dari sisi penerapan karena memanfaatkan bahan baku lokal dan menggunakan teknologi yang relatif sederhana. Dengan karakter tersebut, pengembangannya dinilai berpeluang diadopsi oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Imro’ah menambahkan, inovasi lembaran jeruk Gamindo B membuka peluang hilirisasi riset BRIN menjadi produk komersial yang dapat meningkatkan nilai tambah serta kesejahteraan masyarakat.