BERITA TERKINI
BPS Bulukumba Gelar Pelatihan Ground Check DTSEN PBI Jaminan Kesehatan 2026 dengan Aplikasi Fasih

BPS Bulukumba Gelar Pelatihan Ground Check DTSEN PBI Jaminan Kesehatan 2026 dengan Aplikasi Fasih

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulukumba menggelar pelatihan teknis ground check DTSEN–PBI JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan 2026) menggunakan aplikasi Fasih. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (31/3) di kantor Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba Hj. Darmawati, SE, didampingi Kepala BPS Kabupaten Bulukumba Herbudiman Suandy, SST, MT. Pembukaan kegiatan dilakukan dengan tudang sipulung di salah satu ruangan kantor Dinas Sosial Bulukumba.

Peserta pelatihan berasal dari SDM Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Bulukumba. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan pemahaman peserta dalam melakukan pendataan PBI secara akurat dan tepat sasaran melalui penggunaan aplikasi Fasih. Dengan demikian, penyaluran bantuan sosial diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran di masyarakat.

Dalam sambutannya, Hj. Darmawati menyampaikan apresiasi kepada BPS Bulukumba atas pelaksanaan pelatihan sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat, baik terkait pelayanan kesehatan maupun bantuan lainnya. Ia juga menekankan pentingnya komitmen para pendamping PKH dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Saya minta teman-teman komitmen pada aturan yang ada dan setelah mengikuti pelatihan ini, perbaikan terhadap akurasi PBI JK bisa semakin baik dan lebih berkualitas,” ujar Hj. Darmawati.

Sementara itu, Herbudiman Suandy menjelaskan pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat konsultasi antara pemerintah—diwakili Kementerian Sosial dan BPS—dengan DPR RI terkait perbaikan ekosistem tata kelola jaminan sosial kesehatan terintegrasi.

Menurutnya, pelatihan ini menjadi langkah awal kolaborasi pemerintah daerah, BPS, dan Kementerian Sosial untuk melakukan ground check PBI JK terhadap seluruh individu yang kepesertaan PBI-nya dinonaktifkan. “Setelah dilakukan ground check PBI JK ini, perbaikan terhadap akurasi PBI JK bisa semakin baik,” katanya.