Apple kembali dikabarkan menguji konsep iPhone tanpa tombol mekanik untuk model edisi 20 tahun. Rumor mengenai tombol non-fisik sempat beredar sebelumnya, dan kini disebut kembali mengemuka dengan tahap pengujian yang dinilai sudah cukup jauh.
Informasi tersebut disampaikan tipster Instant Digital, yang menyebut Apple sedang mendesain iPhone anniversary dengan tombol solid-state yang menyatu dengan bodi kaca. Perangkat ini juga dikabarkan mengarah ke tampilan full glass dengan layar yang melengkung di semua sisi.
Dalam pengujian, tombol solid-state tersebut disebut diuji pada berbagai kondisi penggunaan, termasuk saat tangan basah, memakai sarung tangan, serta pada suhu ekstrem. Hasilnya diklaim stabil dan tetap mampu membaca input dengan baik.
Untuk mendukung sistem tombol tanpa mekanik, Apple disebut menanam chip khusus berdaya rendah yang menangani fungsi tombol tersebut. Chip ini dikabarkan tetap aktif meski ponsel dalam kondisi mati. Respons sentuhan tetap diberikan melalui haptic feedback agar pengguna tetap merasakan umpan balik saat berinteraksi.
Perubahan lain juga disebut terjadi pada layar. Face ID dan kamera depan dikabarkan dipindahkan ke bawah panel, sementara Apple disebut akan memakai teknologi tandem OLED yang sebelumnya hadir di iPad Pro terbaru.
Di sisi ketahanan, lapisan pelindung layar dan bodi disebut ditingkatkan lewat Ceramic Shield generasi baru. Permukaan layar dan sisi perangkat diklaim lebih tahan gores, sejalan dengan penggunaan material kaca yang lebih dominan.
Untuk audio panggilan, Apple disebut menghilangkan earpiece fisik dan menggantinya dengan sistem audio di bawah layar, konsep yang pernah diterapkan pada sejumlah ponsel Android, termasuk Huawei.
Dari aspek daya, kapasitas baterai dikabarkan meningkat hingga 6.000 mAh dan mendukung reverse wireless charging, sehingga iPhone dapat berbagi daya ke perangkat lain.
Jika bocoran ini akurat, iPhone edisi 20 tahun disebut bukan sekadar penyegaran, melainkan upaya Apple mendorong desain yang lebih bersih dengan komponen fisik yang semakin minim. Namun, kenyamanan pengguna terhadap perubahan besar ini masih perlu dilihat ketika perangkat benar-benar diperkenalkan.