Apple diperkirakan akan mengubah pola peluncuran tahunannya dengan memperkenalkan iPhone Ultra yang dapat dilipat pada September 2026. Perangkat ini disebut-sebut menjadi upaya Apple untuk masuk ke segmen ponsel lipat yang selama ini didominasi Samsung dan Google, setelah peluncuran iPhone Air pada 2025 dinilai belum memberikan dampak besar di pasar.
Selain rencana perangkat lipat, sorotan lain mengarah pada struktur harga iPhone generasi berikutnya yang dipengaruhi kenaikan biaya komponen. Permintaan RAM dan penyimpanan untuk pusat data AI global disebut turut mendorong naiknya harga komponen, sehingga berpotensi memengaruhi harga jual ponsel premium.
Analis Bloomberg Mark Gurman menilai, untuk model flagship terbaru, banderolnya kemungkinan melampaui USD2.000 atau sekitar Rp34.600.000. Di sisi lain, Apple juga dilaporkan melakukan efisiensi pada model standar untuk menjaga margin keuntungan di tengah fluktuasi biaya rantai pasok.
Sementara itu, iPhone Ultra diprediksi menjadi perubahan desain paling besar sejak iPhone generasi pertama. Berbeda dari bentuk iPhone yang selama ini identik dengan lempengan kaca persegi panjang, iPhone Ultra disebut hadir sebagai ponsel lipat.
Dari sisi layar dan desain, perangkat ini diperkirakan memiliki ukuran layar 5,5 inci saat tertutup dan 7,8 inci saat dibuka. Rasio aspek 4:3 yang mirip iPad membuat tampilannya diklaim lebih lebar dibanding kompetitor. Dalam kondisi terbuka, ketebalannya disebut hanya 4,5 mm.
Untuk material, rangka iPhone Ultra dikabarkan menggunakan perpaduan titanium dan aluminium. Pilihan warna yang disebutkan mencakup opsi klasik seperti Space Gray/Black dan Silver/White.
Pada aspek keamanan, desain yang sangat tipis disebut membuat Apple berpotensi meninggalkan Face ID dan kembali menggunakan Touch ID. Layarnya dikabarkan memakai panel OLED dari Samsung, terdiri atas satu layar eksternal dan satu layar internal berukuran besar.
Di bagian kamera, iPhone Ultra disebut memiliki tonjolan kamera belakang yang sedikit menonjol dengan konfigurasi dua kamera utama.