Bocoran mengenai iOS 27 mulai beredar menjelang ajang Worldwide Developer Conference (WWDC) 2026. Perhatian utama tertuju pada rencana Apple memperluas integrasi kecerdasan buatan melalui Apple Intelligence agar lebih terasa dalam penggunaan harian iPhone, termasuk di aplikasi bawaan.
Informasi ini disebut berasal dari temuan kode backend yang diungkap Nicolas Alvarez. Dari temuan tersebut, Apple diduga menyiapkan setidaknya empat fitur AI baru yang bekerja langsung di sejumlah aplikasi sistem. Jika akurat, arah pengembangan iOS 27 disebut menekankan otomatisasi serta kemudahan memasukkan data, sehingga AI tidak sekadar menjadi fitur tambahan.
Apple dijadwalkan memperkenalkan iOS 27 pada WWDC 2026 yang berlangsung pada Juni. Rilis publiknya diperkirakan menyusul pada September, berbarengan dengan peluncuran iPhone generasi terbaru. Namun, belum ada kepastian apakah seluruh fitur yang dibocorkan akan tersedia sejak versi awal.
Dalam bocoran itu, Apple Intelligence diperkirakan menjadi fokus pembaruan, dengan pengalaman yang lebih otomatis dan terintegrasi. Sistem AI ini sebelumnya diperkenalkan sebagai pemrosesan on-device untuk menjaga privasi pengguna, dengan pemrosesan dilakukan langsung di perangkat.
Salah satu fitur yang disebut akan mendapat peningkatan adalah Visual Intelligence. Kemampuan barunya antara lain pemindaian label nutrisi pada kemasan makanan untuk menampilkan informasi lebih lanjut yang terintegrasi ke aplikasi Kesehatan, serta pemindaian kartu nama atau informasi kontak agar nomor telepon maupun alamat dapat ditambahkan otomatis ke Kontak. Peningkatan ini mengarah pada pemanfaatan kamera sebagai sarana input data yang lebih praktis, sehingga pengguna tidak perlu mengetik detail secara manual.
Selain itu, aplikasi Wallet juga disebut akan memperoleh fungsi baru berbasis AI. Pengguna dikabarkan dapat memindai tiket fisik atau dokumen tertentu untuk diubah menjadi versi digital yang tervalidasi, sehingga pengelolaan dokumen dapat dipusatkan dalam satu wadah digital.
Di Safari, fitur yang dibocorkan adalah kemampuan memberi nama Grup Tab secara otomatis berdasarkan isi tab yang ada di dalam grup tersebut. Tujuannya untuk mempermudah navigasi dan meningkatkan produktivitas saat pengguna mengelola banyak tab.
Bocoran tersebut juga menyebut pengembangan Apple Intelligence kemungkinan dibatasi pada iPhone 15 Pro dan model yang lebih baru. Selain itu, Apple dikabarkan turut menyiapkan Siri yang lebih cerdas dengan integrasi lebih dalam di berbagai aplikasi untuk mendukung otomatisasi yang lebih baik dan respons yang lebih kontekstual.
Meski rincian fitur ini disebut berasal dari kode internal, Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait daftar fitur, jadwal rilis, maupun ketersediaannya secara penuh.