Biznet menegaskan komitmennya dalam memperkuat infrastruktur digital di Indonesia melalui dua langkah utama, yakni penyelenggaraan Biznet Festival Surabaya 2026 serta pengaktifan jaringan kabel fiber optik bawah laut di Pulau Jawa. Perusahaan menyatakan, kebutuhan konektivitas terus meningkat seiring pertumbuhan pengguna internet dan aktivitas digital masyarakat.
Menurut Biznet, kondisi tersebut mendorong penguatan infrastruktur sekaligus upaya menghadirkan pengalaman digital yang lebih dekat dengan masyarakat. Selain memperluas layanan internet, perusahaan juga menekankan pentingnya memperkokoh fondasi jaringan yang menopang aktivitas digital.
Dalam penguatan jaringan, Biznet mengaktifkan kabel fiber optik bawah laut yang menghubungkan sejumlah kota besar di Pulau Jawa, termasuk Jakarta, Cirebon, Semarang, dan Surabaya. Infrastruktur ini aktif sejak Maret 2025 dan dirancang untuk meningkatkan keandalan layanan serta menambah kapasitas bandwidth antar-kota.
Penguatan backbone dinilai penting karena Pulau Jawa merupakan pusat aktivitas ekonomi dan digital di Indonesia. Ketika trafik data meningkat, operator internet tidak hanya dituntut memperluas jaringan ke pelanggan, tetapi juga memastikan jalur distribusi data memiliki kapasitas yang memadai.
Jaringan kabel bawah laut tersebut juga menjadi bagian dari proyek Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2) yang dirancang untuk menghubungkan Pulau Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi. Apabila pembangunan berjalan sesuai rencana, proyek ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus meningkatkan ketahanan infrastruktur digital nasional.
Selain itu, Biznet juga disebut meningkatkan kapasitas bandwidth lebih dari 30 persen hingga mencapai 500 Mbps pada Januari 2026.