Perkembangan teknologi yang kian pesat mendorong dunia pendidikan beradaptasi. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah resmi menerapkan mata pelajaran Coding dan Kecerdasan Artifisial (AI) di sekolah, meski saat ini masih bersifat pilihan.
Sejalan dengan arah tersebut, Binus School Surabaya menghadirkan pembelajaran berbasis teknologi melalui kegiatan Community Connect 2026. Program edukatif ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan langsung pembelajaran berbasis teknologi yang terintegrasi dalam kurikulum, sebagai upaya mendukung kesiapan siswa di era digital.
Community Connect 2026 digelar pada 9–11 April 2026. Kegiatan ini menjadi ruang interaktif bagi orangtua, siswa, dan pendidik untuk melihat sekaligus mencoba penerapan teknologi, termasuk pengenalan AI, dalam proses belajar yang dinilai lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
Kepala Sekolah Binus School Surabaya, Alexandre Trespach Nenes, menjelaskan sejumlah agenda utama dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Educators Gathering bersama Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI, Dekan School of Computer Science BINUS University, yang membahas integrasi AI dalam pendidikan.
Menurut Alexandre, lebih dari 50 pendidik di Surabaya mengikuti sesi tersebut untuk mendapatkan wawasan praktis mengenai penerapan AI secara efektif dan bertanggung jawab dalam pembelajaran.
Agenda lain adalah Champions Battle: Road to World Scholar’s Cup bersama Champions Academy. Kegiatan ini menghadirkan simulasi kompetisi debate, writing, dan Scholar’s Bowl yang ditujukan untuk mengasah kemampuan komunikasi, berpikir kritis, serta kolaborasi siswa dalam suasana bertaraf internasional.
Selain itu, terdapat Little Stars Gymnastics bersama Rockstar Academy yang berfokus pada pengembangan motorik, koordinasi, dan kepercayaan diri anak usia dini melalui aktivitas fisik yang interaktif. Ada pula Harmony Yoga: Mom & Kids serta Health Talk & Mobile Clinic bersama Waron Hospital, yang menghadirkan sesi untuk mendukung keseimbangan fisik dan emosional anak sekaligus memperkuat kedekatan orangtua dan anak.
Alexandre menambahkan, sesi Health Talk oleh dr. Erwin Sutedjo, Sp.A turut membahas pentingnya nutrisi seimbang serta dampak makanan ultra-proses terhadap tumbuh kembang anak.
Di tengah berkembangnya AI, Alexandre menilai tantangan pendidikan tidak hanya terletak pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan menggunakan teknologi secara bijak. Melalui Community Connect 2026, Binus School Surabaya ingin membuka akses bagi masyarakat untuk melihat langsung bagaimana pendekatan tersebut diterapkan dalam proses belajar.
Prof. Derwin Suhartono menekankan bahwa pemanfaatan AI dalam pendidikan perlu diimbangi pemahaman konteks dan etika agar teknologi benar-benar menjadi alat yang mendukung proses belajar siswa.
Kegiatan Community Connect 2026 disebut ditutup dengan antusiasme tinggi dari masyarakat Jawa Timur, yang mencerminkan meningkatnya perhatian orangtua terhadap kesiapan anak menghadapi masa depan.