BERITA TERKINI
BI Tambah Kuota dan Ubah Jadwal Pemesanan Penukaran Rupiah Program Serambi Lewat Aplikasi Pintar

BI Tambah Kuota dan Ubah Jadwal Pemesanan Penukaran Rupiah Program Serambi Lewat Aplikasi Pintar

Bank Indonesia (BI) mengumumkan penambahan kuota serta perubahan jadwal pemesanan penukaran uang Rupiah periode kedua dalam program Serambi. Penyesuaian ini dilakukan seiring tingginya minat masyarakat, khususnya di wilayah Jawa, yang melakukan pemesanan secara daring melalui aplikasi Pintar.

Dalam pengumuman melalui akun Instagram resmi @bank_indonesia pada Jumat (27/2), BI menyatakan kuota ditingkatkan dan jadwal pemesanan periode kedua diperpanjang untuk wilayah Jawa. Selain itu, waktu pemesanan daring untuk masyarakat di Pulau Jawa dimajukan dari jadwal semula.

BI menyebut, pemesanan bagi warga Pulau Jawa dapat diakses mulai Selasa (24/2) pukul 08.00 WIB hingga kuota yang tersedia habis. Sementara itu, bagi masyarakat di luar Pulau Jawa, jadwal pendaftaran tetap mengikuti rencana awal, yakni dimulai Jumat (27/2) pukul 08.00 WIB.

Masyarakat dapat melakukan pendaftaran selama kuota harian masih tersedia di dalam sistem. Adapun proses penukaran fisik uang pecahan baru dijadwalkan berlangsung mulai 28 Februari hingga 15 Maret.

BI juga mengimbau masyarakat untuk menyimak panduan tanya jawab terkait layanan pemesanan melalui Pintar agar informasi yang diterima lebih jelas dan lengkap. Sejumlah persiapan turut ditekankan sebelum mengikuti proses pemesanan daring.

Salah satu syarat yang perlu disiapkan adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai persyaratan administrasi utama. Calon penukar juga diminta memilih jadwal sesuai ketersediaan lokasi penukaran yang tercantum di sistem, karena ketepatan pemilihan lokasi disebut berpengaruh terhadap kelancaran proses transaksi.

Setelah menyelesaikan pendaftaran, pemesan diwajibkan mengunduh atau mencetak bukti pemesanan. Dokumen tersebut harus ditunjukkan saat penukaran fisik di lokasi.

Untuk mendukung kelancaran akses ke laman resmi https://pintar.bi.go.id/, masyarakat juga disarankan membersihkan data rekam jejak atau cache browser pada gawai yang digunakan.