BERITA TERKINI
Aturan 5 Detik: Cara Sederhana Memutus Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Aturan 5 Detik: Cara Sederhana Memutus Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Kebiasaan menunda pekerjaan atau prokrastinasi kerap terjadi dalam keseharian, termasuk ketika seseorang sudah mengetahui ada tugas penting yang harus diselesaikan, tetapi justru menghabiskan waktu dengan menggulir media sosial. Situasi ini umum dialami banyak orang, terutama di usia produktif.

Dalam banyak kasus, prokrastinasi disebut sebagai kebiasaan yang manusiawi. Otak secara alami cenderung menghindari rasa tidak nyaman atau tekanan. Namun, semakin sering seseorang menunda, perasaan bersalah, cemas, dan stres dapat menumpuk dan terasa makin membebani.

Salah satu teknik sederhana yang disebut efektif untuk membantu memutus siklus tersebut adalah “aturan 5 detik”. Konsep ini dipopulerkan oleh Mel Robbins, penulis sekaligus pembawa acara podcast, melalui bukunya The 5 Second Rule.

Prinsipnya sederhana: ketika menyadari ada tanggung jawab yang perlu dilakukan, seseorang diminta menghitung mundur dalam hati dari lima hingga satu, lalu segera bergerak untuk memulainya tanpa memberi ruang bagi pikiran untuk menimbang-nimbang lebih jauh.

Menurut Verywell Mind, hitung mundur ini bekerja dengan mengaktifkan bagian otak yang berperan dalam pengambilan keputusan. Dampaknya, tubuh terdorong untuk bertindak lebih cepat, sebelum pikiran sempat memunculkan berbagai alasan untuk menunda kembali.

Aturan 5 detik bukan ditujukan untuk memaksa seseorang menuntaskan tugas berat sekaligus. Teknik ini lebih merupakan trik psikologis untuk mempersempit jarak antara niat di kepala dan tindakan nyata, sehingga langkah awal bisa segera dilakukan.