Meta memperkenalkan fitur baru bernama Agen Bisnis Meta dalam acara tahunan Conversations di London. Agen berbasis kecerdasan buatan (AI) ini dirancang untuk membantu pelaku usaha dari berbagai skala merespons pesan pelanggan secara instan dan tersedia sepanjang waktu.
Fitur tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan bisnis yang kerap kewalahan menangani pesan masuk di luar jam operasional. Dengan Agen Bisnis, pemilik usaha dapat mengandalkan asisten virtual yang siaga 24 jam untuk menangani percakapan pelanggan.
Meta menekankan kemudahan pengaturan sebagai salah satu keunggulan utama. Pengguna dapat mengaktifkan atau mengintegrasikannya dengan infrastruktur digital yang sudah ada dalam hitungan menit, tanpa memerlukan keahlian coding tingkat tinggi. Setelah berjalan, sistem ini diklaim dapat meningkatkan produktivitas operasional harian hingga 10 sampai 100 kali lipat, sehingga pemilik bisnis bisa lebih fokus pada pengembangan strategi yang membutuhkan analisis manusia.
Meta juga menyebut lebih dari satu juta pelaku usaha di berbagai negara telah memanfaatkan layanan AI ini melalui WhatsApp dan Messenger. Di sisi lain, sekitar satu miliar orang disebut terhubung dengan akun bisnis di WhatsApp, Messenger, dan Instagram setiap harinya, yang menunjukkan besarnya potensi penggunaan layanan tersebut untuk interaksi pelanggan.
Dalam pengembangannya, Meta memperluas akses Agen Bisnis untuk pelaku usaha mandiri hingga perusahaan besar secara global. Sistem ini dapat mendeteksi bahasa lokal yang digunakan pelanggan dan membalas dengan bahasa tersebut. Selain itu, gaya bahasa dan cara berkomunikasi dapat disesuaikan agar selaras dengan karakter atau brand voice sebuah toko.
Dari sisi kapabilitas, Agen Bisnis diklaim mampu menjawab pertanyaan terkait profil dan operasional bisnis, menyaring calon pembeli potensial, serta memberikan rekomendasi produk berdasarkan katalog. Meta juga menyebut fitur ini dapat membantu tugas administratif seperti penjadwalan janji temu hingga menyelesaikan transaksi secara otomatis, dengan opsi bagi pemilik usaha untuk menentukan kapan percakapan perlu dialihkan ke staf manusia.
Meta turut membawa teknologi ini ke Instagram. Untuk tahap awal, pemilik akun Instagram Pro dapat mengaktifkannya tanpa biaya. Namun, Meta berencana memperkenalkan opsi langganan berbayar dalam beberapa bulan ke depan dengan berbagai paket fitur, yang disebut dirancang agar tetap terjangkau, termasuk bagi pelaku UMKM.
Di WhatsApp, Meta menyiapkan fitur pencarian baru agar akun toko lebih mudah ditemukan. Pengguna nantinya dapat mencari nama toko melalui bilah pencarian utama, atau membagikan nomor telepon dan kartu kontak toko ke ruang obrolan, sehingga memudahkan penyebaran informasi bisnis.
Selain melayani pelanggan, Agen Bisnis juga diposisikan sebagai asisten pribadi untuk membantu pemilik usaha memantau perkembangan bisnis. Meta menyebut sistem akan menyediakan ringkasan percakapan penting setiap pagi, termasuk obrolan yang terlewat. Uji coba fitur ringkasan ini akan dilakukan pada WhatsApp Business, Instagram Pro, Messenger, dan Meta Business Suite, dengan tujuan membantu evaluasi tren dan preferensi pasar.
Ke depan, Meta menyatakan akan mengembangkan kemampuan agen AI ini untuk mendukung riset pasar, memantau kompetitor, hingga mengelola kalender kerja. Meta juga telah membuka pendaftaran daftar tunggu bagi pengguna yang ingin mencoba fitur-fitur lanjutan tersebut.