Apple resmi merilis iOS 26.4 dengan sejumlah pembaruan, termasuk fitur pembuatan playlist berbasis kecerdasan buatan (AI) di Apple Music serta penambahan delapan emoji baru.
Berdasarkan pantauan KompasTekno, iOS 26.4 sudah tersedia di Indonesia dan dapat diunduh mulai 25 Maret. Pembaruan ini bisa dipasang melalui menu Settings > General > Software Update.
Dalam pernyataan resminya, Apple menyebut iOS 26.4 turut membawa perbaikan bug dan peningkatan keamanan. Fitur-fitur barunya mencakup berbagai aspek, mulai dari hiburan, produktivitas, hingga aksesibilitas.
Salah satu pembaruan yang paling menonjol hadir di Apple Music melalui fitur Playlist Playground (beta). Fitur ini memungkinkan pengguna membuat daftar putar musik dengan menuliskan deskripsi, lalu sistem akan menyusun playlist secara otomatis berdasarkan deskripsi tersebut.
Apple Music juga mendapat fitur Concerts untuk membantu pengguna menemukan konser terdekat dari artis favorit. Fitur ini juga dapat merekomendasikan musisi baru berdasarkan aktivitas mendengarkan pengguna.
Selain itu, iOS 26.4 menghadirkan Offline Music Recognize di Control Center, yang memungkinkan perangkat mengenali lagu tanpa koneksi internet. Hasil identifikasi akan ditampilkan otomatis saat perangkat kembali terhubung ke internet.
Di luar Apple Music, Apple menambahkan delapan emoji baru untuk mendukung percakapan digital sehari-hari. Emoji baru tersebut mencakup paus orca, trombone, longsor, penari balet, hingga wajah dengan ekspresi terdistorsi.
Aplikasi Freeform turut diperbarui dengan kemampuan pembuatan dan pengeditan gambar yang lebih canggih. Pengguna juga dapat mengakses perpustakaan konten premium melalui Apple Creator Studio.
Fitur pengingat (Reminders) ikut ditingkatkan. Pengguna kini bisa menandai tugas dengan label “mendesak” dan memfilternya dalam daftar pintar (Smart Lists) agar lebih mudah diprioritaskan.
Untuk pengguna Family Sharing, Apple memungkinkan anggota dewasa memakai metode pembayaran masing-masing saat melakukan pembelian, sehingga tidak lagi bergantung pada pengelola keluarga.
Apple juga menyebut peningkatan akurasi keyboard, terutama untuk pengetikan cepat, dengan tujuan membuat pengalaman mengetik lebih nyaman dan minim kesalahan.
Di sektor aksesibilitas, iOS 26.4 menghadirkan pengaturan untuk mengurangi efek cahaya terang saat berinteraksi dengan layar. Apple juga menyempurnakan fitur pengurangan animasi Liquid Glass bagi pengguna yang sensitif terhadap gerakan layar.
Pengaturan subtitle dan caption kini disebut lebih mudah diakses, disesuaikan, serta dipratinjau saat menonton konten.
Ke depan, Apple digadang-gadang akan merilis versi beta pertama iOS 26.5 dalam waktu dekat. Pembaruan ini diharapkan membawa fitur baru untuk Siri serta peningkatan pada teknologi Apple Intelligence.
Fitur-fitur tersebut dirumorkan akan didukung model AI Gemini buatan Google. Apple sebelumnya juga disebut telah menjalin kerja sama dengan Google untuk memanfaatkan teknologi tersebut dalam pengembangan fitur Personal Intelligence dan kemampuan AI lainnya.
Selain iOS 26.5, Apple juga diprediksi memperluas fitur berbasis AI pada iOS 27. Sistem operasi itu dijadwalkan diperkenalkan di WWDC 2026 pada Juni, sebelum dirilis ke publik setelah melalui fase beta pada September 2026.