Amazon menandatangani kesepakatan senilai US$ 11,57 miliar dengan perusahaan satelit Globalstar. Kesepakatan ini menjadi bagian dari langkah Amazon untuk memperkuat posisinya di bisnis internet berbasis satelit dan menantang dominasi layanan Starlink.
Berdasarkan laporan Reuters pada Rabu (15/4/2026), kesepakatan tersebut mencakup kerja sama jangka panjang untuk memanfaatkan jaringan satelit Globalstar guna mendukung layanan komunikasi dan konektivitas Amazon. Nilai investasi yang besar mencerminkan keseriusan Amazon dalam mengembangkan infrastruktur luar angkasa sebagai bagian dari strategi bisnisnya.
Kerja sama ini juga terkait dengan proyek ambisius Amazon yang bertujuan menyediakan akses internet berkecepatan tinggi melalui jaringan satelit orbit rendah. Dengan menggandeng Globalstar, Amazon berupaya mempercepat pengembangan serta memperluas jangkauan layanan tersebut.
Di sisi lain, kesepakatan ini memperkuat posisi Globalstar sebagai salah satu pemain penting di industri satelit. Perusahaan itu sebelumnya dikenal sebagai penyedia layanan komunikasi satelit untuk berbagai kebutuhan, termasuk konektivitas di wilayah terpencil.
Persaingan di sektor internet satelit dalam beberapa tahun terakhir kian ketat. Starlink milik SpaceX telah lebih dulu meluncurkan ribuan satelit dan mengoperasikan layanan di banyak negara. Melalui investasi baru ini, Amazon berusaha mengejar ketertinggalan sekaligus menghadirkan alternatif bagi pasar global.
Kesepakatan Amazon dan Globalstar juga mencerminkan semakin besarnya peran teknologi satelit dalam mendukung konektivitas global. Di tengah meningkatnya kebutuhan internet di berbagai wilayah, terutama yang sulit dijangkau jaringan darat, perusahaan-perusahaan besar terus berlomba memperluas jangkauan layanan mereka.