Yandex, perusahaan teknologi global, mengumumkan peluncuran Yandex Search dengan teknologi kecerdasan artifisial (AI) untuk pengguna di Indonesia. Fitur pencarian berbasis AI ini hadir dengan dukungan bahasa Indonesia, dengan tujuan meningkatkan pengalaman pencarian yang lebih relevan terhadap konteks lokal.
Melalui pembaruan tersebut, mesin pencari dapat memberikan jawaban yang dinilai lebih akurat, menjelaskan informasi spesifik dengan konteks Indonesia, serta menghasilkan ringkasan dari sumber-sumber paling relevan di internet. Setiap jawaban yang dihasilkan AI juga disertai tautan referensi agar pengguna dapat memverifikasi informasi dan menelusuri konten asli lebih lanjut.
Peluncuran ini diumumkan CEO Yandex Search International, Alexander Popovskiy, dalam acara AI Innovation Summit (AIIS) 2025 di Jakarta. Pengalaman pencarian berbasis AI terbaru ini tersedia secara gratis melalui halaman utama yandex.com.
Menurut Popovskiy, Yandex Search dengan AI memanfaatkan jaringan saraf untuk memahami pencarian dalam bahasa Indonesia secara lebih efektif. Teknologi tersebut dirancang untuk memahami konteks lokal, menyajikan jawaban yang akurat, serta melakukan klarifikasi berdasarkan informasi yang dihimpun.
Popovskiy menilai mesin pencari modern tidak lagi cukup hanya menampilkan daftar tautan, tetapi juga perlu memahami intensi pengguna, memberikan jawaban yang komprehensif, serta mencerminkan budaya dan konteks setempat. Ia menyebut peluncuran fitur ini ditujukan untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan pengguna dalam proses pengambilan keputusan.
“Mulai dari memproses pertanyaan hingga memutuskan tindakan yang akan diambil, sehingga dapat mendorong transformasi dan mengubah cara orang Indonesia belajar dan mencari informasi,” ujarnya dalam keterangan pada Kamis (18/9/2025).
Ia juga menambahkan, di tengah inovasi yang terus berkembang melalui persaingan sehat, Yandex berharap kemajuan ini dapat mendorong industri nasional ke level lebih tinggi dengan menghadirkan produk berkualitas yang memperkaya kehidupan pengguna.
Yandex menyebut layanan ini memiliki keunggulan dalam menjawab pertanyaan kompleks yang memerlukan lebih dari satu sumber. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan secara alami seperti percakapan, dan sistem akan mengolah pencarian secara efisien.
Contoh pertanyaan yang disebut dapat ditangani antara lain mengenai peninggalan Raden Saleh, makna budaya wayang kulit, atau hal yang membuat rendang unik. Layanan ini juga dapat membantu pekerjaan multi-langkah dengan konteks yang kaya, seperti merencanakan liburan keluarga ke Raja Ampat atau mencari rekomendasi air terjun tersembunyi di Bali.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut mengapresiasi langkah Yandex dalam mendukung transformasi digital di Indonesia. “Kecerdasan artifisial merupakan pilar kunci bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan transformasi digital Indonesia. Kami menyambut baik inisiatif dari Yandex, yang tidak hanya membawa teknologi kelas dunia ke Indonesia, tetapi juga berfokus pada pengembangan talenta digital lokal. Kontribusi ini secara langsung mendukung tujuan kami untuk menciptakan ekonomi yang kompetitif dan inovatif di masa depan,” kata Airlangga.
Dalam penggunaan sehari-hari, Yandex Search kini secara otomatis menyediakan jawaban yang dihasilkan AI dalam bahasa Indonesia. Pengguna juga dapat mengaktifkan mode AI secara manual melalui tab di bawah kolom pencarian. Setelah mode AI diaktifkan, fitur percakapan memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan lanjutan untuk mengeksplorasi topik lebih mendalam dengan tetap mempertahankan konteks awal percakapan.