Sejumlah warganet ramai mengeluhkan kesulitan mendapatkan pengemudi ojek online (ojol) dalam beberapa pekan terakhir, baik untuk layanan transportasi maupun pengantaran makanan dan barang. Keluhan tersebut banyak muncul di media sosial Thread dan memicu respons dari pengguna lain yang mengaku mengalami hal serupa.
Salah satu unggahan datang dari akun @trynnaheal yang menulis, “Jakarta sedang krisis ojol kah? Atau saya saja yang sial? Sudah beberapa minggu ini, saya memesan Gofood dan Shopee instan, tetapi susah sekali mendapatkan driver,” pada Sabtu (7/3). Unggahan itu tercatat disukai 1.500 orang dan mendapat 454 komentar.
Di kolom komentar, sejumlah pengguna menceritakan pengalaman menunggu lebih lama dari biasanya. Akun @allaboutmxnx mengaku pernah menunggu hingga 30 menit untuk mendapatkan ojol saat pulang kerja dari Sudirman ke Setiabudi. “Padahal bukan pesan (layanan) Hemat. Tidak tahu kenapa?” tulisnya.
Keluhan serupa juga disampaikan akun @hmmiykwim yang menyebut kesulitan mendapatkan driver untuk pemesanan instan. Sementara akun @ameliamonica08 mengungkapkan kendala pada layanan pesan-antar makanan. “Seminggu ini, Grabfood, Shopefood, Gofood tidak ada ojol yang mau pickup. Jam pulang kantor juga sulit mendapatkan driver. Harus menunggu jam 19 malam dulu baru bisa dapat,” tulisnya.
Di sisi lain, sejumlah akun yang mengaku berprofesi sebagai pengemudi ojol memberikan penjelasan. Akun @danysaurus1977 menyampaikan bahwa permintaan biasanya meningkat menjelang Lebaran. Kondisi itu membuat pengemudi cenderung memilih order yang dianggap lebih efisien untuk diselesaikan.
Ia mencontohkan, pengemudi dapat memilih pesanan dengan jarak lebih jauh karena kemacetan saat Ramadan membuat waktu tempuh menjadi lebih lama. “Kalau dapat Rp 10 ribu butuh waktu 30 menit dibandingkan Rp 60 ribu, tentu memilih yang Rp 60 ribu,” tulisnya.
Akun lain, @wulandari_rachmayati, yang juga mengaku sebagai pengemudi ojol, menyebut lokasi penjemputan yang jauh dapat menjadi pertimbangan. Menurutnya, titik penjemputan bisa memakan waktu hingga 15 menit, sementara tarif yang diterima hanya sekitar Rp 10 ribu. Karena itu, ia menyatakan pengemudi cenderung mencari titik jemput yang berjarak sekitar lima menit dan maksimal 10 menit.
Keluhan terkait sulitnya mendapatkan ojol ini telah dikonfirmasi kepada Gojek, Grab, Shopee, dan Maxim. Namun hingga berita ini ditulis, para operator tersebut belum memberikan jawaban resmi.