BERITA TERKINI
Wamen Komdigi: Jaringan Internet di Pelabuhan Bakauheni Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Wamen Komdigi: Jaringan Internet di Pelabuhan Bakauheni Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Angga Raka Prabowo memastikan kondisi jaringan telekomunikasi selama arus balik Lebaran 2026 berada dalam keadaan stabil, termasuk di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Meski sempat terjadi penurunan kecepatan pada momen tertentu akibat lonjakan trafik pengguna, layanan disebut telah kembali normal.

Angga menyampaikan hal tersebut setelah memantau langsung perkembangan arus balik di Terminal Pelabuhan Bakauheni pada Jumat, 27 Maret 2026. Ia menjelaskan, pada waktu-waktu tertentu bandwidth sempat turun sehingga akses internet dirasakan melambat oleh masyarakat.

Menurutnya, kesiapan jaringan telekomunikasi menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran arus balik. Jaringan yang stabil dinilai membantu penumpang tetap terhubung sekaligus meminimalkan risiko gangguan layanan di tengah peningkatan trafik.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, kualitas layanan internet di titik-titik penting dilaporkan dalam kondisi baik. Di Terminal Pelabuhan Bakauheni, kecepatan internet tercatat stabil pada kisaran 30–37 Mbps, yang dinilai memadai untuk mendukung aktivitas digital penumpang.

Selain itu, hasil pemantauan spektrum frekuensi menunjukkan kondisi aman. Selama masa posko, tidak ditemukan gangguan interferensi.

Angga menyebut petugas infrastruktur digital disiagakan penuh untuk memastikan layanan tetap berjalan normal. Ia juga menyatakan seluruh kendala yang sempat dilaporkan di Pelabuhan Bakauheni telah diselesaikan, dan masyarakat menyampaikan kondisi jaringan relatif baik serta aman digunakan.

Pemerintah turut menurunkan tim monitoring ke lapangan dan mengoperasikan kendaraan mobile monitoring di sejumlah titik strategis. Armada tersebut beroperasi 24 jam dan dijadwalkan siaga hingga 29 Maret 2026.

Pengawasan juga dilakukan di sekitar 10 kota besar untuk menjaga kualitas komunikasi, termasuk pemantauan penggunaan spektrum frekuensi dan jaringan radio. Angga mengatakan pengawasan akan terus diperkuat selama periode arus balik.

Ia mengimbau masyarakat tetap berhati-hati selama perjalanan dan memanfaatkan layanan komunikasi secara bijak. Masyarakat juga diminta melaporkan kendala layanan jika terjadi gangguan agar dapat segera ditindaklanjuti petugas yang bersiaga sepanjang waktu.