BERITA TERKINI
Wagub Banten Soroti Ketergantungan Gadget pada Anak Usia Dini, Guru Diminta Adaptif

Wagub Banten Soroti Ketergantungan Gadget pada Anak Usia Dini, Guru Diminta Adaptif

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyoroti ketergantungan anak terhadap gadget sebagai tantangan serius dalam pendidikan anak usia dini. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut guru untuk lebih adaptif dalam metode pembelajaran, khususnya di lingkungan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri acara halalbihalal Pimpinan Wilayah IGRA Provinsi Banten di aula Dinas PURP Kawasan KP3B, Kota Serang, Selasa (7/4/2026).

Dimyati mengatakan perkembangan teknologi dan media sosial dinilai berdampak pada menurunnya daya ingat serta minat belajar anak. Padahal, usia dini merupakan fase penting dalam proses tumbuh kembang.

Karena itu, ia menilai metode pendidikan di Raudhatul Athfal tidak bisa lagi dijalankan secara konvensional. Guru didorong menghadirkan inovasi pembelajaran agar anak tetap aktif dan berkembang secara optimal.

Dimyati juga menekankan pentingnya dukungan orang tua dalam menjalankan program pendidikan. “Termasuk peran orang tua juga harus ikut mendukung program itu,” kata Dimyati.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten terus mendorong pengembangan IGRA dalam upaya mencetak generasi yang unggul secara intelektual, emosional, dan spiritual. Ia juga menilai tenaga pendidik yang didominasi perempuan memiliki kelebihan dalam kesabaran serta pendekatan pengasuhan terhadap anak.

“Makanya posisi perempuan itu sangat dimuliakan dalam Islam,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua IGRA Provinsi Banten Teti Zahrotul Hayat berharap sinergi antara organisasi dan pemerintah dapat terus diperkuat untuk mendukung pembentukan generasi Islami. “Oraganisasi kami terus berupaya menjadi yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.