Universitas Sumatera Utara (USU) bersama Universitas Tjut Nyak Dhien (UTND) menggelar Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Workshop Startup Digital. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam membangun dan mengembangkan bisnis berbasis digital.
Workshop berlangsung pada 12–19 September 2024 di ruang seminar S1 Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom-TI) USU, Medan. Ketua program, Dr. T. Henny Febriana Harumy, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari program inkubasi pengembangan bisnis digital startup mahasiswa yang bertujuan mengoptimalkan bisnis mahasiswa agar berkelanjutan.
“Di mana workshop ini membimbing mahasiswa untuk membangun dan mengembangkan ide produk digital termasuk validasi ide, pembuatan prototipe, packaging dan peluncuran produk Minimum Viable (MPV),” ujarnya.
Program tersebut didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), sebagai bagian dari agenda pengabdian tahun ketiga.
Workshop disusun dalam empat rangkaian materi. Pertama, sesi Pengembangan Produk Digital yang membahas pembangunan dan pengembangan ide produk digital, validasi ide, pembuatan prototipe, packaging, hingga peluncuran produk Minimum Viable (MPV), dengan narasumber Arif Qaedi Hutagalung, SE, M.Si (Akademisi FEB USU).
Kedua, materi Digital Marketing dan Branding Startup yang membimbing mahasiswa menyusun konten interaktif serta strategi untuk meningkatkan viewers di media sosial, disampaikan Nana Dyki Dirbawanto, SE, MAB.
Ketiga, sesi Manajemen dan Pengelolaan Keuangan Startup yang mengulas penggunaan Google Analytics, pembuatan QRIS, legalitas, serta pemanfaatan aplikasi keuangan digital. Materi ini disampaikan Dany Perdana Sitompul, ST, MM.
Keempat, materi Website Development, Data Analytics & Customer Feedback yang mencakup SEO dan SEM, dibawakan M. Fadly Sipahutar, S.Kom, CEO CV Ooiya Network. Dalam kesempatan itu, Fadly menekankan pentingnya strategi pemasaran digital untuk menjangkau masyarakat serta memaksimalkan pemanfaatan media sosial.
Peserta yang berasal dari mahasiswa Fasilkom-TI, Vokasi, dan FMIPA USU mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Ferdinan, peserta yang mengembangkan startup Unily, menyebut memperoleh wawasan tentang optimalisasi website melalui SEO dan SEM. Sementara Phan, peserta lainnya, mengaku terbantu dalam merancang konten media sosial yang menarik serta teknik promosi.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap workshop dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan bisnis startup mahasiswa serta berkontribusi pada inovasi dan perkembangan ekonomi digital di masa depan.