Perkembangan teknologi yang dipacu Revolusi Industri 4.0 mendorong meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di bidang Sains Data (Data Science). Kemunculan teknologi seperti artificial intelligence (AI), big data, dan sistem digital terintegrasi membuat bidang ini semakin diminati oleh industri, pemerintahan, hingga organisasi global.
Universitas Nusa Mandiri (UNM) menghadirkan Program Studi Sains Data yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi ahli data yang mampu menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang. Sains Data dipahami sebagai bidang yang menggabungkan teknologi, statistik, dan metode ilmiah untuk menganalisis kumpulan data besar agar dapat diubah menjadi informasi bernilai.
Dalam konteks pengambilan keputusan bisnis yang kian bergantung pada analisis data yang cepat dan akurat, penguasaan Sains Data dinilai menjadi keahlian penting. Melalui metode seperti machine learning, data mining, dan pemrosesan big data, seorang ahli Sains Data dapat menemukan pola, menghasilkan wawasan, serta mendukung keputusan strategis.
UNM menyatakan kurikulum Prodi Sains Data disusun dengan memperhatikan kebutuhan industri saat ini. Pembelajaran tidak hanya menekankan teori, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menguasai keterampilan praktis dalam menganalisis dan mengimplementasikan data dalam berbagai solusi teknologi. Kampus ini juga menekankan dukungan infrastruktur berbasis teknologi terkini untuk menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan digital.
Ketua Prodi Sains Data UNM, Tati Mardiana, mengatakan pembelajaran di program studi tersebut diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian analisis data dan mampu menerapkan teknologi untuk menghadirkan solusi berbasis data yang aplikatif. “Dengan dasar yang kuat dalam matematika, statistik, serta teknologi analitik, lulusan kami akan siap bersaing di pasar global,” ujar Tati dalam rilis yang dikutip Senin (30/3/2026).
Menurut Tati, peluang karier lulusan Sains Data terbuka luas, mulai dari Data Scientist, Data Engineer, hingga Machine Learning Engineer. Lulusan diharapkan dapat mengisi posisi strategis di berbagai sektor, termasuk teknologi, perbankan, kesehatan, dan pemerintahan.
Ia juga menilai prospek karier bidang ini semakin cerah seiring meningkatnya permintaan tenaga profesional. “Menurut berbagai laporan global, kebutuhan akan talenta di bidang Sains Data mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, menjadikannya sebagai salah satu bidang yang paling diminati oleh mahasiswa di seluruh dunia,” katanya.
Tati menambahkan, Prodi Sains Data di UNM ditujukan bagi generasi muda yang ingin berkarier di bidang yang relevan dengan kebutuhan zaman, khususnya dalam pengolahan dan analisis data serta transformasi digital yang sedang berlangsung. UNM, kata dia, membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program studi tersebut.