BERITA TERKINI
UNM Buka Prodi Sains Data di Kampus Margonda Depok, Tawarkan Kurikulum Berbasis Industri

UNM Buka Prodi Sains Data di Kampus Margonda Depok, Tawarkan Kurikulum Berbasis Industri

DEPOK — Di tengah transformasi digital yang semakin masif, kebutuhan tenaga ahli di bidang data science terus meningkat di berbagai sektor industri. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) menghadirkan Program Studi (Prodi) Sains Data di Kampus Margonda, Depok.

Meningkatnya permintaan terhadap profesi seperti data scientist, data analyst, hingga machine learning engineer membuat jurusan Sains Data dinilai menjadi salah satu pilihan strategis bagi lulusan SMA/SMK maupun pekerja muda. Di sisi lain, banyak calon mahasiswa masih mengalami kebingungan dalam menentukan jurusan yang tepat dan relevan dengan kebutuhan industri.

Dalam persaingan kerja yang kian ketat, pemilihan jurusan disebut dapat berpengaruh terhadap peluang kerja di masa depan. Prodi Sains Data diposisikan sebagai salah satu opsi dengan prospek karier yang luas, seiring perkembangan teknologi artificial intelligence dan big data.

UNM Kampus Margonda merancang kurikulum Prodi Sains Data agar selaras dengan kebutuhan industri. Mahasiswa dibekali kemampuan analisis data, pemrograman, serta pemanfaatan teknologi berbasis data untuk menyelesaikan persoalan yang ditemui di dunia kerja.

Kepala Kampus UNM Kampus Margonda, Andry Maulana, mengatakan pendekatan pembelajaran yang diterapkan bersifat aplikatif dan berbasis proyek. “Kami mempersiapkan mahasiswa agar mampu mengimplementasikan solusi berbasis data yang aplikatif dan sesuai kebutuhan industri, sehingga lulusan memiliki keunggulan kompetitif,” ujarnya dalam rilis yang diterima Jumat (8/5/2026).

Selain aspek akademik, UNM juga menawarkan kemudahan akses pendidikan melalui program bebas uang SSP serta sistem pembayaran kuliah yang dapat dicicil setiap bulan. Skema ini ditujukan untuk membantu calon mahasiswa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya besar di awal.

Dengan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Menurut Andry, komitmen tersebut sejalan dengan upaya UNM sebagai Kampus Digital Bisnis dalam menyiapkan talenta digital menghadapi tantangan masa depan.