BERITA TERKINI
Uni Eropa Wajibkan Smartphone Punya Baterai Mudah Diganti Mulai Februari 2027

Uni Eropa Wajibkan Smartphone Punya Baterai Mudah Diganti Mulai Februari 2027

Pemerintah Uni Eropa akan menerapkan aturan baru yang mewajibkan produsen perangkat elektronik, termasuk smartphone, menghadirkan baterai yang lebih mudah diganti mulai Februari 2027. Kebijakan ini ditujukan untuk mengatasi degradasi baterai seiring pemakaian, mengurangi limbah elektronik, serta membuat perangkat seluler lebih mudah diperbaiki oleh konsumen.

Dalam ketentuannya, aturan tersebut tidak berarti seluruh ponsel harus kembali menggunakan desain lama dengan casing yang bisa dibuka bebas. Regulasi ini lebih spesifik: baterai harus dapat diganti oleh konsumen tanpa alat khusus, kecuali jika alat tersebut disediakan gratis dalam paket penjualan perangkat.

Aturan baterai mudah diganti ini telah dirancang selama beberapa tahun dan dijadwalkan berlaku efektif pada Februari 2027. Produsen ponsel yang memasarkan perangkat di wilayah Uni Eropa diminta bersiap menyesuaikan desain produk agar sesuai dengan ketentuan tersebut.

Kebijakan ini merupakan bagian dari regulasi yang sebelumnya ditetapkan pada 2023. Fokus utamanya adalah meningkatkan aspek ramah konsumen pada perangkat elektronik, terutama terkait kemudahan perbaikan dan perpanjangan masa pakai perangkat.

Selama ini, penurunan kualitas baterai menjadi salah satu masalah yang kerap muncul setelah ponsel digunakan dalam jangka waktu tertentu. Dengan aturan baru tersebut, konsumen diharapkan dapat mengganti baterai dengan lebih mudah tanpa harus sepenuhnya bergantung pada proses servis yang rumit.

Secara historis, baterai lepas-pasang pernah menjadi hal umum pada ponsel beberapa dekade lalu, ketika pengguna bisa membuka bagian belakang perangkat untuk melepas dan mengganti baterai sendiri. Namun, tren tersebut berubah seiring berkembangnya smartphone modern. Kehadiran iPhone dari Apple ikut mendorong penggunaan baterai tanam, yang kemudian diikuti banyak produsen lain.

Meski begitu, regulasi Uni Eropa menegaskan bahwa ponsel masa depan tidak harus kembali ke model lawas dengan penutup belakang yang mudah dibuka. Penekanannya ada pada kemampuan konsumen mengganti baterai tanpa alat khusus, atau menggunakan alat yang disertakan gratis bila memang diperlukan.