Jakarta — Popularitas olahraga padel di Indonesia tengah meningkat dan mulai menjadi bagian dari gaya hidup baru, terutama di kalangan urban dan profesional muda. Seiring tren tersebut, peluang bisnis di sektor olahraga dan lifestyle turut terbuka, ditandai dengan mulai bermunculannya lapangan padel di kawasan perumahan menengah hingga area komersial.
Sejumlah pelaku usaha melihat pertumbuhan minat masyarakat sebagai potensi pasar yang kian berkembang. Namun, sebagaimana bisnis lainnya, keberhasilan usaha lapangan padel tidak hanya bergantung pada tren dan antusiasme, melainkan juga pada perencanaan dan pengelolaan operasional yang matang.
Beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain pemilihan lokasi, legalitas lahan, kontrak sewa jangka panjang, hingga mitigasi risiko kerusakan akibat bencana alam. Jika tidak dipersiapkan dengan baik, berbagai faktor tersebut dapat berdampak pada reputasi dan kelangsungan bisnis.
Direktur Marketing MPMInsurance Poppy Panca menyatakan pertumbuhan bisnis lapangan padel merupakan peluang positif, namun pelaku usaha perlu menyadari adanya risiko yang harus dikelola. “Perlindungan bisnis sedini mungkin adalah langkah yang bijak, jangan tunggu sampai menghadapi risiko dulu baru kita mencari perlindungan,” ujar Poppy dalam keterangan tertulis, Rabu, 30 Juli 2025.
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika (MPMInsurance), anak usaha MPM Group, menawarkan sejumlah produk asuransi umum yang dinilai relevan untuk mendukung pelaku usaha di berbagai sektor, termasuk olahraga dan lifestyle. Produk yang disebutkan meliputi Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident dalam olahraga), Asuransi Harta Benda (Property), dan Asuransi Tanggung-jawab Hukum Pihak Ketiga (TPL).
Dalam pengelolaan lapangan padel atau fasilitas olahraga lainnya, risiko yang perlu diantisipasi mencakup kerusakan fisik bangunan akibat kebakaran, banjir, dan angin topan, hingga cedera pemain serta potensi klaim tanggung jawab hukum pihak ketiga terhadap pemilik usaha. Selain itu, gangguan operasional seperti kerusakan atau pencurian peralatan olahraga, serta kemungkinan kerugian finansial akibat penutupan sementara, juga menjadi tantangan yang dapat muncul tanpa diduga.
Poppy menambahkan, perusahaan berupaya membantu pelaku usaha memperoleh informasi agar dapat mengambil keputusan lebih cepat terkait kebutuhan proteksi dan estimasi premi. “Untuk itu MPMInsurance menghadirkan berbagai fitur layanan yang dapat membantu mereka memahami sejak awal seberapa besar proteksi yang dibutuhkan dan berapa biaya premi yang sesuai, sehingga mereka dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat,” katanya.
Dalam upaya tersebut, MPMInsurance memanfaatkan teknologi digital melalui platform omnichannel, seperti WhatsApp Business, auto-reply media sosial, serta fitur kalkulator simulasi premi online di situs resmi perusahaan. Fitur ini memungkinkan pelaku usaha menghitung estimasi biaya premi secara cepat, mudah, dan transparan tanpa harus menunggu atau menghubungi tim penjualan.
“Setiap bentuk usaha, baik itu lapangan padel, fasilitas olahraga, maupun sektor lainnya, pada dasarnya memiliki potensi risiko yang perlu dikelola dengan serius. Di MPMInsurance, kami percaya perlindungan yang tepat sejak awal bukan hanya menjaga aset, tapi juga menjaga keberlanjutan bisnis secara menyeluruh,” ujar Poppy.