BERITA TERKINI
Trafik Data Indosat Naik 20% Selama Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1447 H

Trafik Data Indosat Naik 20% Selama Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1447 H

Selama periode arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H, Indosat mencatat kenaikan trafik penggunaan data internet sebesar 20 persen. Untuk menjaga kualitas layanan di tengah lonjakan kebutuhan konektivitas, perusahaan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) guna memantau trafik jaringan secara real-time, mengantisipasi peningkatan sebelum terjadi, serta mengoptimalkan kapasitas jaringan secara otomatis.

Puncak lonjakan trafik disebut berasal dari pergerakan pelanggan dari Jakarta menuju Jawa Barat yang meningkat lebih dari 22 persen, serta menuju Jawa Tengah yang naik lebih dari 37 persen.

Indosat mengoptimalkan jaringan berbasis AI di 77 jalur mudik yang mencakup 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api, dengan total panjang sekitar 8.121 kilometer. Selain itu, penguatan jaringan juga dilakukan di 797 point of interest (POI) strategis.

Pemantauan kualitas jaringan dilakukan selama 24 jam oleh lebih dari 2.500 engineer yang bersiaga di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga di seluruh Indonesia. Langkah ini ditujukan untuk memastikan pelanggan tetap dapat terhubung dengan nyaman di ruas tol, rest area, stasiun, hingga destinasi wisata.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan periode mudik dan arus balik Lebaran menjadi ujian ketangguhan jaringan. “Periode mudik dan arus balik Lebaran merupakan ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan kami. Kami bersyukur atas kepercayaan jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan Indosat selama momen mudik yang sangat penting ini,” ujarnya, Kamis, 26 Maret 2026.

Di tengah mobilitas pelanggan selama mudik dan Lebaran, Indosat juga mencatat lonjakan trafik data di sejumlah wilayah dalam cakupan area Jakarta Raya yang meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Banten, serta Jawa Barat.

Berdasarkan data jaringan Indosat selama musim mudik Lebaran 2026, layanan yang paling banyak diakses pelanggan adalah pesan instan, media sosial, dan video streaming. Aplikasi dengan lonjakan aktivitas tertinggi meliputi WhatsApp, YouTube, dan TikTok.

Indosat menyebut sistem AI yang digunakan mampu mengidentifikasi potensi kepadatan trafik hingga lebih dari 60 persen lebih cepat, sehingga penyesuaian kapasitas jaringan dapat dilakukan secara proaktif di 77 titik strategis selama periode mudik. Fokus penguatan jaringan diarahkan ke jalur mudik, rest area, stasiun, dan destinasi wisata, yang menjadi lokasi berkumpulnya banyak orang dan membutuhkan koneksi stabil.

“Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari transformasi kami menjadi AI-TechCo,” kata Desmond.

Ia menambahkan, bagi Indosat, periode mudik tidak hanya soal angka, tetapi juga soal kepercayaan pelanggan pada momen penting. “Bagi Indosat, periode mudik ini bukan sekadar tentang angka, tetapi tentang kepercayaan dan keyakinan yang diberikan pelanggan kepada kami di momen-momen yang paling berarti. Kami merasa terdorong oleh jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan kami sepanjang masa mudik,” ujarnya.