Tim UXplorers dari Universitas Indonesia (UI) meraih Juara 2 pada kategori UI/UX Competition dalam ajang Techcomfest 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh UKM Polytechnic Computer Club (PCC) Politeknik Negeri Semarang.
Prestasi tersebut diraih melalui inovasi aplikasi bernama Bocco, sebuah panduan digital untuk pengolahan sampah makanan. Aplikasi ini dirancang untuk membantu masyarakat mengelola limbah organik secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Tim UXplorers terdiri dari Lubna Al-Aisy (Manajemen Bisnis Pariwisata), Rivaldo Agria (Periklanan Kreatif, Vokasi UI), dan Nazwa Siti Fadilah (Creative Multimedia, CCIT FT UI). Mereka mengembangkan Bocco dengan pendekatan riset dan metodologi design thinking untuk menghasilkan solusi yang relevan.
Bocco menawarkan panduan pengolahan sampah organik menggunakan metode bokashi, yakni teknik pengomposan cepat dengan mikroorganisme efektif (EM4). Melalui proses anaerob, pengolahan sampah organik dalam metode ini disebut dapat berlangsung dalam waktu 2–4 minggu.
Dalam proses perancangannya, tim melakukan riset untuk memvalidasi persoalan yang diangkat. Lubna Al-Aisy menjelaskan bahwa mereka tidak langsung menerima asumsi studi kasus, dan menemukan bahwa akar permasalahan juga berkaitan dengan pola konsumsi serta pola pikir individu.
Bocco dirancang agar pengolahan sampah dapat dilakukan secara praktis, tidak menimbulkan bau, dan tidak memerlukan lahan luas. Karakter ini membuatnya ditujukan sebagai solusi yang sesuai untuk lingkungan perkotaan dengan keterbatasan ruang.
Aplikasi tersebut menargetkan pengguna Gen Z dan keluarga muda berusia 16–27 tahun. Kelompok ini dinilai memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan peluang adopsi yang tinggi terhadap solusi baru.
Untuk mendorong keterlibatan pengguna, tim menerapkan konsep gamifikasi dengan menambahkan fitur virtual pet. Pendekatan ini dimaksudkan agar proses pengolahan sampah menjadi aktivitas yang lebih menarik dan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Pengembangan Bocco juga dikaitkan dengan dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 11 (Sustainable Cities and Communities), poin 12 (Responsible Consumption and Production), serta poin 13 (Climate Action).
Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Dr. Safrin Arifin, menyampaikan apresiasi atas capaian tim UXplorers. Ia menilai prestasi tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa UI menghadirkan solusi digital yang inovatif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia juga berharap pengembangan Bocco tidak berhenti pada tahap kompetisi, melainkan dapat terus dilanjutkan agar memberi dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas, sekaligus menginspirasi inovator muda lainnya.