BERITA TERKINI
Tim Riset MIN 14 Jakarta Raih Silver Medal di JISF 2026 lewat Inovasi Sabun Ramah Lingkungan

Tim Riset MIN 14 Jakarta Raih Silver Medal di JISF 2026 lewat Inovasi Sabun Ramah Lingkungan

Tim Riset 2026 MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif meraih Silver Medal pada kategori Life Science dalam ajang Jakarta International Science Fair (JISF) 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan i3L University, dengan pengumuman penghargaan dilakukan pada Awarding Ceremony di i3L University, Jakarta Timur, Senin (27/04/2026).

Dalam kompetisi itu, tim mengusung penelitian berjudul “BIOVERA HANDCARE (Biotech-Enhanced Aloe Vera Eco Hand Care) ‘Nature Powered Protection’”. Riset ini berfokus pada pengembangan sabun cuci tangan berbahan dasar alami yang ramah lingkungan, dengan pemanfaatan teknologi bioteknologi sederhana.

Melalui penelitian tersebut, para siswa menghadirkan sabun cuci tangan yang ditujukan tidak hanya efektif menjaga kebersihan, tetapi juga aman bagi kulit serta lingkungan. Lidah buaya dipilih sebagai bahan utama dan menjadi keunggulan produk karena dikenal memiliki manfaat alami dalam menjaga kesehatan kulit.

Tim riset terdiri dari enam siswa, yakni Sulthan Alvian Hevianto, Ratifa Mufidah, Adibah Khaira Hisan, Muhammad Ammar Nabil, Ahsan Ilman, dan Zifara Alya Aziza. Mereka bekerja sama sejak tahap perancangan ide, pengujian produk, hingga mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dewan juri internasional.

Salah satu anggota tim, Ilman, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. “Kami sangat senang bisa meraih penghargaan ini. Prosesnya tidak mudah, tetapi kami belajar banyak dan semakin semangat untuk mencoba hal baru,” ujarnya.

Pembimbing tim, Inas, menilai keberhasilan ini merupakan buah kerja keras dan kekompakan siswa. “Mereka menunjukkan semangat belajar yang luar biasa, tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam karya nyata,” katanya.

Pembimbing lainnya, Ghani, menambahkan pengalaman mengikuti kompetisi dinilai menjadi bekal penting bagi perkembangan siswa. “Ajang seperti ini melatih keberanian, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis. Kami berharap ini menjadi langkah awal untuk prestasi yang lebih tinggi,” ungkapnya.