BERITA TERKINI
Tim Mahasiswa UNAIR Lolos Pendanaan P2MW 2025 Lewat Platform Top Up GC Gamingstore

Tim Mahasiswa UNAIR Lolos Pendanaan P2MW 2025 Lewat Platform Top Up GC Gamingstore

Tim mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali meraih capaian di bidang kewirausahaan setelah dinyatakan lolos pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025. Mereka mengajukan inovasi bisnis digital bernama GC Gamingstore, sebuah platform layanan top up game online terintegrasi yang ditujukan untuk mendukung pengembangan atlet e-sport di tingkat nasional maupun internasional.

Tim GC Gamingstore terdiri dari Pandika Ardi H. (Vokasi), Putra Anindita (Vokasi), Martliana Putri (Vokasi), Alam Syah Ramadhani (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), serta Alwan Hakin RamCadhani (Vokasi). Persiapan menuju kompetisi disebut telah berlangsung sejak Juni 2025, dimulai dari penyusunan proposal dan seleksi tingkat universitas hingga berlanjut ke tahap nasional. Dari rangkaian proses tersebut, tim dinyatakan lolos dan memperoleh pendanaan resmi dari Belmawa Dikti.

Alam Syah Ramadhani menjelaskan bahwa GC Gamingstore tidak hanya menawarkan layanan top up game, tetapi juga membuka peluang bagi gamer untuk berkembang menjadi pemain profesional. Menurutnya, tim berharap bisnis tersebut dapat memberi dampak nyata bagi ekosistem e-sport di Indonesia.

Dalam proses pengembangan, tim juga mendapat dukungan dari kampus. Pendampingan dilakukan secara rutin setiap bulan, disertai workshop P2MW dua kali sepekan selama satu bulan. Workshop menghadirkan narasumber yang membahas berbagai aspek pengembangan usaha rintisan mahasiswa, mulai dari strategi pemasaran digital hingga manajemen keuangan.

Ke depan, tim GC Gamingstore menargetkan agar bisnis ini dapat terus berproses hingga tahap final di KMI Expo. Mereka juga merencanakan ekspansi dengan mencari pendanaan tambahan dari investor lain, mengembangkan fitur baru pada website, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar sesuai dengan kebutuhan para gamer.

Alam menambahkan, tim ingin menunjukkan bahwa keterampilan sebagai gamer dapat memiliki nilai lebih jika diarahkan secara tepat, termasuk berkembang menjadi profesi yang menjanjikan.