BERITA TERKINI
Telkomsel Perkuat Jaringan dan Program Digital untuk Dorong Peran Generasi Muda

Telkomsel Perkuat Jaringan dan Program Digital untuk Dorong Peran Generasi Muda

Jakarta — Telkomsel menyatakan terus memperkuat pengembangan infrastruktur jaringan di berbagai wilayah Indonesia, sembari mendorong tumbuhnya peran generasi muda dalam ekonomi digital. Melalui sejumlah program dan platform digital, perusahaan menargetkan anak muda menjadi bagian penting dalam ekosistem digital nasional.

Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2025 menunjukkan penetrasi internet tertinggi berasal dari Generasi Milenial (kelahiran 1981–1996) sebesar 89,12%, disusul Generasi Z (kelahiran 1997–2012) sebesar 87,80%. Keduanya juga menjadi penyumbang terbesar pengguna internet nasional, masing-masing 25,17% dan 25,54% dari total pengguna. Kondisi ini menandakan lebih dari separuh aktivitas digital di Indonesia saat ini digerakkan oleh kelompok usia muda.

Bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 RI, Telkomsel menyampaikan posisinya sebagai penggerak ekosistem digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan, dengan mengusung upaya menyatukan, memberdayakan, dan memajukan masyarakat melalui solusi teknologi menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Kami berkomitmen menjadi digital enabler yang mewujudkan masyarakat Indonesia berdaya saing tinggi untuk menciptakan masa depan gemilang,” ujar Direktur Utama Telkomsel Nugroho.

Dalam pengembangan layanan digital, Telkomsel menyebut menghadirkan inovasi terintegrasi melalui sejumlah platform, antara lain MAXStream, Langit Musik, Dunia Games, dan LinkAja, yang diposisikan sebagai bagian dari gaya hidup digital.

Di sisi penguatan ekosistem inovasi, Telkomsel melalui INDICO dan Telkomsel Ventures mendorong pertumbuhan startup lokal. Program NextDev yang berperan sebagai inkubator startup digital tahap awal juga disebut menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan inovasi yang inklusif dan berkelanjutan.

Telkomsel mencatat NextDev telah menarik lebih dari 6.000 startup untuk mendaftar, melahirkan 152 alumni yang mengikuti proses inkubasi. Dari jumlah tersebut, 13 startup kini berkolaborasi langsung bersama Telkomsel dan 8 startup lainnya melanjutkan ke program akselerasi Tinc.

Perusahaan juga menyoroti penguatan tata kelola digital melalui inisiatif Telkomsel Jaga Data yang berlandaskan prinsip ESG. Selain itu, Telkomsel menyebut menjadi pelopor integrasi kecerdasan buatan melalui Autonomous Network serta asisten virtual seperti Veronika dan TED.

Di bidang infrastruktur, Telkomsel menyatakan terus memperkuat diferensiasi jaringan melalui ekspansi kapasitas yang strategis. Mengacu laporan keuangan Telkom kuartal III 2025, Telkomsel mengoperasikan 288.295 Base Transceiver Station (BTS), yang terdiri dari 235.627 BTS 4G dan 4.009 BTS 5G.

Kinerja jaringan tersebut turut mendorong kenaikan lalu lintas data (data payload) sebesar 17,2% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi 17.412.811 TB. Telkomsel menilai capaian ini menunjukkan upaya menjaga kualitas layanan di tengah meningkatnya produktivitas digital pelanggan.