BERITA TERKINI
Telkom Optimalkan AI Center Makassar untuk Perkuat Ekosistem Inovasi Digital di Indonesia Timur

Telkom Optimalkan AI Center Makassar untuk Perkuat Ekosistem Inovasi Digital di Indonesia Timur

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengoptimalkan peran AI Center Makassar sebagai pusat inovasi dan pengembangan talenta digital untuk memperkuat ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kawasan timur Indonesia. Langkah ini ditujukan untuk mendorong lahirnya solusi AI yang aplikatif sekaligus mendukung percepatan transformasi digital nasional yang lebih merata.

Dalam kunjungan kerja ke AI Center Makassar beberapa waktu lalu, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi meninjau fasilitas serta berbagai inovasi yang dikembangkan talenta digital lokal. Peninjauan dilakukan melalui sesi pameran dan pemaparan proyek yang menampilkan sejumlah pengembangan berbasis AI.

Menurut Faizal, AI merupakan teknologi strategis yang diharapkan memberi dampak nyata bagi layanan publik dan industri. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara perusahaan teknologi, komunitas pengembang, dan institusi pendidikan untuk mempercepat adopsi AI serta membangun ekosistem yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pemanfaatan AI bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan yang ada di masyarakat dan industri,” kata Faizal.

Penguatan ekosistem tersebut dijalankan melalui implementasi pilar AI Connect dalam inisiatif strategis Telkom AI Center of Excellence (AI CoE). Pilar ini terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native untuk membangun ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari kolaborasi riset, pengembangan talenta, hingga implementasi solusi di berbagai sektor. Melalui fasilitas ini, Telkom membuka ruang kolaborasi yang inklusif bagi talenta digital lokal untuk berjejaring, mengembangkan kapabilitas, dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri serta masyarakat.

Sejumlah solusi yang dipresentasikan antara lain pemanfaatan machine learning untuk klasifikasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), model pengelompokan sekolah berbasis unsupervised learning untuk rekomendasi bantuan operasional pendidikan, serta penggunaan deep learning dalam analisis citra endoskopi guna mendukung identifikasi penyakit lambung.

Telkom menilai inovasi tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan data dan teknologi AI dalam mendukung pengambilan keputusan strategis serta peningkatan kualitas layanan di berbagai sektor. Faizal juga mengapresiasi kapabilitas talenta digital lokal yang dinilai memiliki potensi besar untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya bersifat eksperimental, tetapi juga siap diimplementasikan secara praktis.

“Talenta digital Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk menghadirkan solusi berbasis AI yang relevan dan aplikatif. Dengan kolaborasi yang tepat, inovasi yang dikembangkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan efisiensi dan kualitas layanan di berbagai sektor,” terangnya.

Rangkaian kegiatan kunjungan itu turut dilengkapi diskusi interaktif bersama talenta digital dan komunitas teknologi di Makassar untuk membahas peluang serta tantangan implementasi AI di lapangan. Forum tersebut menjadi wadah kolaborasi guna memperkuat sinergi dalam pengembangan inovasi berbasis AI.

Melalui kegiatan ini, Telkom menyatakan optimisme bahwa AI Center Makassar dapat terus berkembang sebagai simpul kolaborasi unggulan di kawasan timur Indonesia.