BERITA TERKINI
Take-Two Interactive Dikabarkan PHK Tim AI, Meski Tetap Mengadopsi AI Generatif

Take-Two Interactive Dikabarkan PHK Tim AI, Meski Tetap Mengadopsi AI Generatif

Take-Two Interactive, perusahaan induk di balik waralaba game Grand Theft Auto (GTA), dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap tim kecerdasan buatan (AI) mereka. Informasi tersebut mencuat dari unggahan LinkedIn kepala divisi AI Take-Two, Luke Dicken.

Dalam unggahannya, Dicken menyatakan masa kerjanya di Take-Two—bersama tim yang ia pimpin—telah berakhir. Ia menyebut timnya selama beberapa tahun terakhir mengembangkan teknologi untuk mendukung proses pembuatan game di perusahaan.

Dicken juga meminta bantuan jejaring profesionalnya di LinkedIn untuk membantu mantan anggota timnya memperoleh pekerjaan baru. Ia menyatakan para anggota tim tersebut kompeten di bidangnya dan siap bekerja dalam waktu dekat.

Tim AI Take-Two diketahui banyak berasal dari divisi AI milik Zynga, perusahaan yang diakuisisi Take-Two pada 2022 dengan nilai sekitar 12,7 miliar dollar AS (sekitar Rp 216 triliun). Namun, kolaborasi tersebut disebut belum menghasilkan banyak game hit atau populer baru sejauh ini.

Hingga berita ini ditulis, Take-Two belum memberikan komentar resmi terkait kabar PHK tim AI tersebut, termasuk jumlah karyawan yang terdampak. Perusahaan juga belum mengungkap pihak atau langkah yang akan menggantikan peran tim AI yang sebelumnya dipimpin Dicken.

Langkah ini dinilai mengejutkan karena Take-Two sebelumnya menyatakan tengah aktif mengadopsi teknologi AI generatif dalam pengembangan game. CEO Take-Two, Strauss Zelnick, pernah mengatakan perusahaan secara aktif mengadopsi AI generatif dan telah menjalankan ratusan proyek uji coba di berbagai studio internal.

Menurut Zelnick, teknologi tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, menekan biaya produksi, serta membantu menyelesaikan tugas rutin agar pengembang bisa lebih fokus pada aspek kreatif. Meski begitu, ia menegaskan AI bukan solusi utama untuk menciptakan game sukses berskala besar, dan menyebut AI generatif tidak digunakan dalam pengembangan Grand Theft Auto VI (GTA 6).