BERITA TERKINI
SPMB Makassar 2026 Akan Terintegrasi Aplikasi Lontara Plus, Disdik Masih Tunggu Juknis

SPMB Makassar 2026 Akan Terintegrasi Aplikasi Lontara Plus, Disdik Masih Tunggu Juknis

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menyatakan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 masih menunggu petunjuk teknis (juknis). Kepala Disdik Kota Makassar, Achi Solaeman, mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima juknis pelaksanaan SPMB 2026.

“Hingga sekarang kita masih menunggu juknis dari pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026,” kata Achi, Sabtu (18/4/2026).

Meski demikian, Achi memastikan pendaftaran SPMB 2026 akan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, proses pendaftaran akan terintegrasi dengan aplikasi Lontara Plus sehingga seluruh pendaftar diarahkan menggunakan aplikasi tersebut.

“Yang jelas beda dari tahun lalu dan diharapkan orang tua pun siap untuk mendukung karena semuanya nanti mendaftar lewat aplikasi,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi orang tua yang belum memahami cara pendaftaran melalui aplikasi, Disdik Makassar menyiapkan layanan bantuan di sekolah. Orang tua dapat datang ke sekolah dan akan dibantu oleh operator sekolah.

“Jadi kalau orang tua tidak tahu persis cara mendaftar di aplikasi, bisa datang ke sekolah dan dibantu oleh operator sekolah,” ucap Achi.

Achi menambahkan, sosialisasi SPMB 2026 akan dilakukan secara bertahap dan disebarkan melalui seluruh media sosial Disdik Kota Makassar. Selain integrasi aplikasi, ia juga menyebut adanya perbedaan server untuk jenjang TK, SD, dan SMP sebagai upaya mengurangi kendala sistem seperti yang terjadi pada pelaksanaan sebelumnya.

“Jadi kita belajar dari kesalahan kemarin, mudah-mudahan dengan berbedanya server di tingkat TK, SD dan SMP tidak lalot lagi sistem pendaftaran,” pungkasnya.

Ia berharap berbagai kendala pada SPMB tahun lalu dapat diminimalisir sehingga proses penerimaan murid baru tahun ini berjalan lancar. Adapun jalur pendaftaran SPMB 2026 terdiri dari empat jalur utama, yakni zonasi (domisili), afirmasi, prestasi (akademik/non-akademik), dan mutasi (perpindahan orang tua).