Smartfren meluncurkan kampanye bertajuk #RamadanNyaman untuk menjawab peningkatan kebutuhan akses digital masyarakat selama Ramadan, mulai dari waktu sahur hingga berbuka. Kampanye ini menonjolkan fleksibilitas kuota serta kapasitas data yang lebih besar.
Dalam inisiatif tersebut, Smartfren menyoroti dua hal yang kerap dikeluhkan pengguna internet, yakni keterbatasan batas pemakaian wajar harian (Fair Usage Policy/FUP) dan sisa kuota yang hangus saat masa aktif paket berakhir.
Group Head Marketing Segment Smartfren, Astiyanto Tri Muktiwibowo, mengatakan aktivitas digital selama Ramadan—seperti mengakses konten inspiratif dan berbagi momen bersama keluarga—membutuhkan layanan yang lebih adaptif. “Kami ingin menghadirkan pengalaman internet yang lebih nyaman. Berbagai promo ini dirancang untuk memastikan pelanggan tetap terhubung tanpa rasa khawatir akan kehabisan batas pemakaian di tengah jalan,” ujarnya dalam keterangan, Senin (23/2/2026).
Untuk mendukung silaturahmi digital, Smartfren memperkenalkan paket Double Untungnya Double FUP. Melalui promo ini, pelanggan mendapatkan kapasitas pemakaian wajar hingga dua kali lipat dibanding paket standar.
Sejumlah pilihan paket yang ditawarkan meliputi Unlimited 3 Hari dengan FUP 4GB, yang sebelumnya 2GB menjadi 4GB dengan harga Rp 20.000. Ada pula Unlimited 3 Hari dengan FUP 2GB, dari 1GB menjadi 2GB seharga Rp 15.000. Untuk durasi lebih panjang, tersedia Unlimited 14 Hari dengan FUP 2GB, yang kapasitas hariannya meningkat dari 1GB menjadi 2GB dengan harga mulai Rp 50.000. Selain itu, Smartfren juga menghadirkan Double Kuota Reguler, yakni paket data 1GB menjadi 2GB dengan harga Rp 6.000.
Di luar penawaran paket, Smartfren juga merilis fitur akumulasi kuota pada varian tertentu. Melalui fitur ini, sisa kuota di akhir periode paket tidak hangus secara otomatis, melainkan dapat diakumulasikan ke periode berikutnya. Smartfren menyebut langkah tersebut ditujukan untuk memberi fleksibilitas dan nilai tambah, sehingga penggunaan internet lebih efisien secara finansial.
Mengantisipasi lonjakan trafik selama periode mudik dan Lebaran, Smartfren—di bawah naungan strategi XLSmart—menyiagakan infrastruktur yang didukung teknologi kecerdasan buatan. Jaringan yang bersifat AI-Ready disebut mampu mengidentifikasi lonjakan trafik secara real-time dan melakukan penyeimbangan ulang otomatis untuk menjaga kualitas layanan.
Selain penguatan jaringan, Network Operations Center (NOC) dan Customer Experience & Service Operation Center (CESOC) juga disiagakan selama 24 jam untuk memantau dinamika trafik di seluruh wilayah operasional Indonesia.
Smartfren menyatakan sinergi antara promo kuota dan kesiapan jaringan diharapkan dapat mendukung kebutuhan masyarakat untuk tetap terhubung selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri.