Koordinator Program Studi Sains Data UPN Jawa Timur, Dr Eng Ir Dwi Arman Prasetya, menegaskan penguasaan sains data menjadi kunci dalam menyongsong era revolusi industri 4.0. Menurutnya, kemampuan tersebut dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk isu lingkungan dan ekonomi.
Ia menyampaikan, SENADA 2025 digelar sebagai kontribusi nyata sains data terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Kontribusi itu mencakup berbagai aspek, mulai dari dorongan pertumbuhan ekonomi hijau hingga upaya mendukung energi bersih.
Dwi Arman juga menilai sains data dapat memperkuat ekosistem pembangunan berkelanjutan melalui dukungan riset dan kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak agar penerapan sains data dapat memberikan dampak yang lebih luas.