BERITA TERKINI
Seminar Soroti Pentingnya Platform Digital dan Data Terpusat untuk Ekosistem Startup Inovatif

Seminar Soroti Pentingnya Platform Digital dan Data Terpusat untuk Ekosistem Startup Inovatif

Pengembangan ekosistem startup inovatif dinilai membutuhkan fondasi digital yang kuat, mulai dari infrastruktur data terpusat hingga platform pengelolaan bisnis dan dukungan pembiayaan. Hal itu mengemuka dalam sebuah seminar yang menghadirkan pemaparan pengalaman Korea Selatan serta rencana penguatan ekosistem digital terintegrasi di Vietnam.

Dalam sesi berbagi, Wakil Presiden AtwoM Co., Ltd. dari Korea Selatan, Han Ki-beom, menjelaskan bahwa ekosistem bisnis teknologi yang tumbuh pesat di negaranya bertumpu pada tiga pilar utama. Pertama, infrastruktur data yang terpusat. Kedua, platform digital untuk mengelola dan mendukung aktivitas bisnis. Ketiga, mekanisme keuangan dan investasi yang memprioritaskan bisnis inovatif.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Han Ki-beom menyarankan agar Vietnam dapat mengadopsi model ekosistem digital yang terintegrasi. Model ini diharapkan menciptakan aliran berkelanjutan antara manajemen pemerintah, dunia usaha, dan penelitian, sehingga meningkatkan daya saing perusahaan teknologi Vietnam.

Seusai acara, Kepala Departemen Pengembangan No. 1 AtwoM Vietnam JSC, Hoang Quoc Doan, memaparkan platform TSEP yang disebut sebagai platform nasional untuk mengelola dan mendukung perusahaan sains dan teknologi serta perusahaan rintisan inovatif.

Menurut Hoang Quoc Doan, kondisi saat ini menunjukkan sistem manajemen perusahaan sains dan teknologi masih terfragmentasi, kurang terhubung, dan memiliki data yang tidak konsisten. Situasi tersebut menyulitkan proses pemantauan, evaluasi, serta perencanaan kebijakan. TSEP dikembangkan untuk menstandarkan proses, memusatkan data, dan membentuk ekosistem digital terpadu di tingkat nasional.

TSEP dirancang menyediakan fungsi manajemen komprehensif, mencakup pendaftaran daring, evaluasi, dan sertifikasi perusahaan sains dan teknologi. Platform ini juga ditujukan untuk menghubungkan para ahli, dana investasi, pasar teknologi, serta menyediakan sistem pelaporan dan statistik untuk kebutuhan manajemen negara.

Hoang Quoc Doan menambahkan, TSEP mengintegrasikan analitik data dan alat kecerdasan buatan guna mendukung deteksi tren, peramalan, serta pengambilan keputusan kebijakan berbasis data dunia nyata. Platform tersebut telah menyelesaikan versi uji coba Fase 1 dan dinyatakan siap untuk diimplementasikan.

Dari sisi kebijakan, Direktur Departemen Startup dan Perusahaan Teknologi, Chu Quang Thai, menganalisis terobosan Keputusan No. 180/2025/ND-CP terkait kemitraan publik-swasta (PPP) di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan transformasi digital. Ia menyebut keputusan itu memperluas cakupan PPP hingga mencakup infrastruktur lunak dan infrastruktur digital, serta memungkinkan partisipasi modal negara dalam proyek PPP hingga 70% untuk menciptakan daya ungkit finansial dalam menarik perusahaan teknologi.

Chu Quang Thai juga menyoroti bahwa Dekrit 180 untuk pertama kalinya memperluas konsep aset publik hingga mencakup data, sekaligus menetapkan mekanisme pembagian risiko khusus untuk kegiatan penelitian ilmiah dan inovasi. Kebijakan preferensial terkait pajak, lahan, penggunaan aset publik, serta seleksi investor yang lebih fleksibel diharapkan dapat mengurangi hambatan utama dan memberikan kepastian hukum bagi bisnis untuk berinvestasi pada proyek teknologi dan data digital.

Menurutnya, Dekrit 180 tidak hanya membangun kerangka hukum baru untuk memobilisasi sumber daya masyarakat bagi ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, dan transformasi digital, tetapi juga menjadi landasan pengujian kebijakan berskala besar untuk kolaborasi antara negara dan sektor swasta. Dalam kerangka tersebut, pelaku usaha, ilmuwan, dan unit layanan publik dapat mengusulkan proyek kolaboratif ketika melihat potensi kontribusi bagi pembangunan sosial-ekonomi.

Rangkaian analisis, usulan, dan pengalaman praktis yang dibagikan dalam lokakarya itu disebut memberi arah bagi pengembangan infrastruktur digital dan basis data untuk melayani perusahaan sains dan teknologi serta startup inovatif. Pemanfaatan mekanisme PPP baru, dikombinasikan dengan platform digital seperti TSEP dan model dukungan perusahaan teknologi, dipandang sebagai langkah penting untuk meningkatkan kapasitas inovasi nasional. Kesepakatan yang dicapai dalam lokakarya ini selanjutnya akan dikonkretkan menjadi program aksi oleh lembaga terkait guna membangun fondasi ekosistem inovasi yang berkelanjutan.