BERITA TERKINI
Sebanyak 53 Proposal Riset Didanai lewat Program Jatim Melaju 2026, Perkuat Kolaborasi Kampus di Jawa Timur

Sebanyak 53 Proposal Riset Didanai lewat Program Jatim Melaju 2026, Perkuat Kolaborasi Kampus di Jawa Timur

Surabaya—Kolaborasi riset antarperguruan tinggi di Jawa Timur diperkuat melalui Program Jatim Melaju 2026. Sebanyak 53 proposal penelitian resmi mendapatkan pendanaan, yang ditandai dengan penandatanganan kontrak secara daring pada Rabu, 30 April 2026.

Kegiatan tersebut digelar dengan Universitas Airlangga (Unair) sebagai tuan rumah melalui Direktorat Riset dan Inovasi (DRI). Unit ini berperan dalam pengelolaan dan pengembangan riset agar lebih terintegrasi serta memiliki dampak yang nyata.

Ketua LPPM Universitas Negeri Malang, Aji Prasetya Wibawa, menyampaikan bahwa puluhan proposal yang didanai merupakan hasil seleksi dan kesepakatan bersama dalam rapat pleno. “Total ada 53 proposal yang didanai. Distribusinya, Unair sebanyak 13 proposal, Universitas Negeri Surabaya 12 proposal, Institut Teknologi Sepuluh Nopember 10 proposal, serta Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang masing-masing 9 proposal,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Community Development Unair Muhammad Miftahussurur menilai program ini sebagai langkah penting untuk memperkuat sinergi antar kampus. Ia menekankan bahwa kolaborasi riset tidak semestinya berhenti pada publikasi ilmiah, melainkan perlu menghasilkan solusi yang dapat dirasakan masyarakat.

“Penandatanganan ini bukan sekadar administratif, tetapi wujud nyata kerja sama untuk mendorong kemandirian ekonomi, pengentasan kemiskinan, serta inovasi berbasis kebutuhan daerah,” kata Miftahussurur.

Ia juga menegaskan komitmen Unair dalam mendukung pengembangan riset, mulai dari pendampingan hingga hilirisasi hasil penelitian agar dapat dimanfaatkan secara luas.

Program Jatim Melaju disebut menjadi salah satu upaya mendorong penelitian yang lebih terarah dan berkelanjutan di Jawa Timur. Melalui kolaborasi lintas kampus, diharapkan lahir inovasi yang kuat secara akademik sekaligus mampu meningkatkan daya saing daerah dan kesejahteraan masyarakat.