BERITA TERKINI
Screen Time Naik, Fitur Pemantauan Dipakai untuk Mengontrol Waktu di Gawai

Screen Time Naik, Fitur Pemantauan Dipakai untuk Mengontrol Waktu di Gawai

Kemudahan akses digital membuat penggunaan gawai semakin sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Di tengah meningkatnya aktivitas daring, fitur pemantauan durasi layar atau screen time mulai banyak dimanfaatkan sebagai cara untuk membantu mengontrol penggunaan perangkat agar tetap seimbang.

Peningkatan aktivitas digital turut mendorong naiknya intensitas penggunaan ponsel. Laporan DataReportal mencatat rata-rata waktu penggunaan internet di Indonesia telah mencapai lebih dari tujuh jam per hari. Sebagian besar aktivitas tersebut berlangsung melalui perangkat seluler, sehingga durasi penggunaan layar ikut meningkat dalam keseharian.

Kondisi ini membuat banyak orang tidak selalu menyadari lamanya waktu yang dihabiskan di depan layar. Kebiasaan membuka media sosial, menonton video, hingga membalas pesan dapat terjadi berulang dalam jeda singkat. Namun, jika diakumulasikan, aktivitas tersebut berpotensi menghabiskan sebagian besar waktu harian.

Seiring situasi itu, berbagai perangkat kini menghadirkan fitur pemantauan penggunaan. Pada iPhone, fitur Screen Time memungkinkan pengguna melihat durasi penggunaan aplikasi sekaligus mengatur batas akses harian. Sementara itu, Android melalui fitur Digital Wellbeing menyediakan laporan aktivitas perangkat serta pengingat untuk mengurangi intensitas pemakaian.

Melalui fitur-fitur tersebut, pengguna dapat mengenali pola penggunaan yang selama ini mungkin tidak disadari. Data yang ditampilkan membantu mengevaluasi aplikasi mana yang paling banyak menyita waktu, sehingga penggunaan gawai dapat diarahkan lebih bijak sesuai kebutuhan.

Selain memantau, pengaturan pembatasan waktu juga dapat diterapkan. Pengguna dapat menentukan prioritas penggunaan, baik untuk pekerjaan, hiburan, maupun waktu istirahat, agar aktivitas tetap berjalan secara seimbang.

Pemanfaatan fitur screen time dinilai dapat membantu menjaga ritme aktivitas harian tetap terkontrol. Dengan penggunaan gawai yang lebih terarah, waktu untuk beristirahat dan berinteraksi dapat tetap terjaga secara proporsional.